Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Viral! Pemuda Karawang 160 Kg Tak Berdaya Sebulan, Bupati Aep Bergerak Cepat Usai Dapat DM di Medsos

Karawang : Berawal dari aduan warga melalui pesan singkat di media sosial, nasib Muhammad Rivaldy (20), pemuda yang terbaring tak berdaya akibat obesitas ekstrem seberat 160 kilogram, kini menemui titik terang. Pemerintah Kabupaten Karawang bergerak cepat mengevakuasi warga Desa Sirnabaya, Kecamatan Telukjambe Timur tersebut ke RSUD Karawang setelah kondisinya memburuk dan mengalami sesak napas berat.(3/10/26)
Foto: Muhammad Rivaldy

Kondisi kesehatan Rivaldy kian memprihatinkan setelah lebih dari sebulan hanya bisa terbaring di tempat tidur, tanpa mampu berjalan maupun menjalankan aktivitas harian secara mandiri.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengungkapkan bahwa penanganan medis ini bermula saat ia menerima pesan (direct message) di akun media sosial pribadinya dari tetangga pasien.

"Ada warga yang meminimkan pesan ke saya, menyampaikan bahwa tetangganya memiliki berat badan hampir 160 kilogram dan membutuhkan penanganan," ujar Aep, Jumat (2/10).

Mendapat laporan tersebut, Aep langsung menginstruksikan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang serta Puskesmas Klari untuk melakukan pemeriksaan awal di kediaman Rivaldy, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Karawang untuk perawatan intensif.

Saat ini, Rivaldy berada dalam observasi ketat tim medis lintas spesialis, termasuk dokter spesialis gizi dan spesialis jantung. Pemkab Karawang juga telah berkoordinasi dengan RSUP Hasan Sadikin (RSHS) Bandung sebagai langkah antisipasi jika pasien membutuhkan tindakan medis lanjutan.

Aep memastikan seluruh biaya pengobatan Rivaldy ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah melalui program Universal Health Coverage (UHC) yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan.

Menurut keterangan sang ayah, Dadang Supriyanto, perubahan fisik anaknya mulai melonjak drastis dalam dua tahun terakhir setelah lulus SMA. Pola makan Rivaldy yang tidak terkontrol membuat berat badannya bertambah pesat, hingga puncaknya selama sebulan terakhir ia sama sekali tak mampu berdiri.(*)


Hide Ads Show Ads