Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

21 Rumah untuk Korban Pergeseran Tanah di Majalengka, Terintegrasi Kampung Budaya Sunda

MAJALENGKA - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan konsep pembangunan yang berbeda bagi masyarakat terdampak bencana di Desa Pajajar, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka.

21 Rumah untuk Korban Pergeseran Tanah di Majalengka, Terintegrasi Kampung Budaya Sunda

Sebanyak 21 unit rumah akan dibangun untuk warga yang terdampak pergeseran tanah dan kebakaran. Namun, program tersebut ternyata tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik.

Kawasan hunian itu direncanakan terintegrasi dengan Desa Kampung Budaya Sunda. Artinya, kawasan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat tinggal baru bagi warga, tetapi juga memiliki nilai budaya dan potensi pengembangan ekonomi masyarakat.

Kepala Badan Kepegawaian Provinsi Jawa Barat, Dedi Supandi, menyebut pembangunan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat mendapatkan kembali hunian yang layak.

Pembangunan 21 rumah itu akan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan gabungan perangkat daerah Pemprov Jabar melalui program Poe Ibu.

Menurut Dedi, kolaborasi tersebut mencerminkan nilai silih asah, silih asih, dan silih asuh yang menjadi bagian dari budaya masyarakat Jawa Barat.

Melalui kegiatan Abdi Nagri Menyulam Hari-Ngaprak Lembur #3 pada Jumat (6/11/2026), Pemprov Jabar berharap kawasan tersebut dapat berkembang menjadi lingkungan yang harmonis, produktif, dan berdaya.

Program ini sekaligus diharapkan menjadi langkah pemulihan bagi warga terdampak bencana, bukan hanya dari sisi tempat tinggal, tetapi juga kehidupan sosial dan ekonomi mereka.(*)

Hide Ads Show Ads