Giliran SMPN 1 Tempuran Ikuti LTUB

0

Karawang, PEKA - Lomba Tata Upacara Bendera (LTUB) yang digelar Bidang Pemuda dan olahraga (PO) Dinas Pendidikan, terus estafet digelar. Akhir pekan kemarin, giliran Kecamatan Tempuran yang perwakilan SD, SMP dan SMA nya dinilai tim langsung dalam lomba yang dilakasanakan di sekolah masing-masing tersebut.

SMPN 1 Tempuran
Tim Penilaian LTUB dari Dinas Pendidikan Karawang, Risman Maulana mengatakan, Kecamatan Tempuran menjadi Kecamatan ke 11 yang melaksanakan LTUB tahun ini. Pihaknya bersama 2 tim lainnya, bertugas memberikan penilaian teknis pada pelaksanaan Upacara yang dilakukan tingkat SD, SMP dan SMA wakil Kecamatan. Sedikitnya sebut Risman, ada 15 poin indikator penilaian LTUB ini, dan yang paling banyak berkontribusi pada nilai adalah Kepesertaan, Kekompakan dan Kedisplinan para petugas dan peserta Upacara. 

Tahun sebelumnya, sambungnya, SDN Nagasari 6 berhasil menyabet juara 1, sementara SMP nya di wakili SMPN 1 Tirtamulya dan SMA yang juara adalah SMAN 5 Karawang, ketiganya berhak atas hadiah dari Dinas, baik berupa Trophy, Piagam dan uang pembinaan." Tempuran jadi peserta ke 11 yang kami nilai," Ungkapnya.

Sebenarnya sambung Risman, kegiatan lomba ini merupakan teknis saja untuk melihat dan meluruskan teknis permanen yang baku dilakukan petugas upacara, termasuk denah-denah dimana posisi guru dan tim paduan suara ditempatkan. Lebih manfaatnya, adalah menyeragamkan Upacara Bendera yang sesuai dengan aturan dan arahan yang berlaku." Lebih pada penyeragaman saja sih, bahwa tata upacara yang keliru kita koreksi, yang benar kita evaluasi," ujarnya.

Kepala SMPN 1 Tempuran, Dudi S.pd mengatakan, LTUB ini penting diketahui, tidak ada target juara, yang terpentingnya siswa bisa lebih tertib dan disiplin dalam pelaksanaan upacara. Dirinya menghaturkan terimakasih kepada tim penilai atas koreksi tim penilai. 

Dirinya juga apresiasi kekompakan para siswa selama lomba dilangsungkan. Semoga saja, kedisiplinan upacara tidak saja nampak dalam kegiatan lomba, tetapi juga dalam kegiatan upacara dihari-hari biasa, dimana siswa petugas upacara faham, mana yang masuk perencanaan, inti dan penutupnya." Semoga saja koreksinya bisa jadi masukan dan kita akan tingkatkan lagi kedisplinannya," Pungkasnya.#sr-novi.
Posting Komentar