Alhamdulillah... Menhub Budi Karya Sumadi Dari Corona

Alhamdulillah... Menhub Budi Karya Sumadi Dari Corona

PELITAKARAWANG.COM
Wednesday, April 15, 2020

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah keluar dari rumah sakit setelah sebulan dirawat karena infeksi virus corona.

"Menteri Perhubungan, Bapak Budi Karya Sumadi, telah kembali di kediaman setelah dirawat di RSPAD," ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati,demikian dikutip dari laman CNNIndonesia.com, Rabu (15/4).

Namun, Adita tak merinci kapan Budi keluar dari rumah sakit yang merawatnya sejak pertengahan Maret lalu itu.

"Sudah agak lama (keluar dari rumah sakit)," ujarnya.

Adita mengungkapkan kondisi Budi saat ini sehat dan tengah melakukan proses pemulihan. Sesuai arahan dokter, ia harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.

Pada awalnya, Budi dirawat karena sakit asma dan tifus. Namun, setelah dilakukan pengetesan, Budi dinyatakan positif virus corona dan harus menjalani perawatan.

Dari laman Kementerian Perhubungan, berita terakhir kegiatan Budi Karya adalah bertemu dengan Menteri Infrastruktur dan Manajemen Air Negara Belanda Mrs. Cora Van Nieuwenhuize untuk membahas peluang kerja sama di sektor transportasi, Rabu (11/3).

Dari laman Kementerian Perhubungan, berita terakhir kegiatan Budi Karya adalah bertemu dengan Menteri Infrastruktur dan Manajemen Air Negara Belanda Mrs. Cora Van Nieuwenhuize untuk membahas peluang kerja sama di sektor transportasi, Rabu (11/3).

Pertemuan itu berlangsung di Kantor Pelindo II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Dalam pertemuan itu keduanya menandatangani Joint Statement (Pernyataan Bersama) untuk meningkatkan kerja sama transportasi meliputi teknologi transportasi, sistem transport intelligent, keamanan dan keselamatan transportasi dan proyek infrastruktur di bidang transportasi darat, transportasi sungai, danau dan penyeberangan, laut, udara, perkeretaapian, penelitian dan pengembangan serta pengembangan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia perhubungan.

Beberapa proyek infrastruktur yang dapat dikerjasamakan yaitu terkait dengan pengembangan sistem transportasi yang cerdas dan ramah lingkungan di Ibu Kota Baru Negara di Kalimantan Timur. Serta, proyek pengembangan Pelabuhan di Ambon yang diproyeksikan menjadi pusat industri perikanan bagi wilayah Maluku.****.