Notification

×

Iklan

Iklan

>

Iklan

Singapura Tidak Berangkatkan Jamaah Haji karena Corona Tahun Ini

Tuesday | May 19, 2020 WIB Last Updated 2020-05-18T22:06:27Z

Majelis Agama Islam Singapura (MUIS) mengumumkan bahwa keberangkatan jamaah haji tahun ini ditunda hingga 2021 karena pandemi virus corona (Covid-19). Pengumuman ini disampaikan MUIS dalam sebuah konferensi pers.

Kata MUIS, sebagaimana diberitakan Straits Times, keputusan penundaan itu didasarkan pada alasan kesehatan dan keselamatan. Pada tahun, ada 900 orang yang sudah terdaftar sebagai jamaah haji di Singapura. Namun karena aturan penundaan, maka secara otomatis mereka akan berangkat ke Makkah untuk berhaji tahun depan. Dikatakan, 

MUIS membahas hal itu bersama dengan Komite Fatwa dan mendapatkan dukungan darinya. Menurut MUIS, tidak semua prasyarat haji yang aman terpenuhi dalam kondisi pandemi seperti saat ini.   

MUIS yakin bahwa Arab Saudi akan melakukan langkah-langkah yang tepat manakala haji tahun ini tetap dilaksanakan. Namun demikian, MUIS mengaku memiliki pertimbangan sendiri untuk menunda keberangkatan jamaah haji asal Singapura. Yaitu untuk menjaga kesehatan dan kesejateraan para jamaah. 

Menurut keterangan MUIS, Lebih dari 80 persen warga Singapura yang dijadwalkan berangkat haji tahun ini berusia di atas 50 tahun. Kementerian Kesehatan Singapura menyebut, kategori individu ini menghadapi risiko komplikasi dan kematian yang lebih besar jika mereka terinfeksi virus corona. 

Sementara jamaah haji yang lebih muda juga menghadapi persoalannya sendiri. Yaitu terkait izin cuti dari tempatnya bekerja dan kondisi ekonomi yang memprihatinkan akibat Covid-19. 

Menteri Urusan Muslim Singapura Masagos Zulkifli menyebut, keputusan penundaan pemberangkatan jamaah haji ini dibuat MUIS secara independen, bukan karena kebijakan Arab Saudi. Semata-mata itu dilakukan demi yang terbaik untuk Singapura dan keamanan jamaah. "Dan karena pertimbangan untuk kebutuhan dan keselamatan para jamaah kami, dalam konteks yang memberikan pelayanan terbaik Singapura," katanya.

Sebagaimana diketahui, pada Maret lalu pemerintah Arab Saudi melarang pelaksanaan ibadah umrah karena khawatir penularan virus corona. Meski demikian, pihak Kerajaan belum mengumumkan terkait dengan pelaksanaan haji tahun yang akan berlangsung pada akhir Juli. Apakah tetap dilaksanakan atau tidak.**nu

×
Berita Terbaru Update