Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

BMKG Keluarkan Peringatan Dini: Masyarakat Diminta Waspada, Di Daerah Ini Dibayangi La Nina

Wednesday, January 13, 2021 | 01:43 WIB Last Updated 2021-01-12T18:43:01Z

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas 1 Serang mengimbau agar masyarakat di wilayah perairan Banten Selatan, khususnya mulai Labuan Kabupaten Pandeglang hingga Binuangeun Kabupaten Lebak, untuk mewaspadai fenomena La Nina pada kurun dua hari mulai Rabu 13 Januari 2021.

Fenomena La Nina pada kurun dua hari mulai Rabu 13 Januari 2021, tengah membayangi perairan Banten Selatan tersebut. Bahkan, BMKG telah mengeluarkan surat peringatan dini bernomor : ME.01.02/PD/10/APM/I/BMKG-2021 yang dirilis pada Selasa 12 Januari 2021.

Tercantum pada surat peringatan dini yang dirilis BMKG tersebut, bahwa dampak fenomena La Nina tersebut memunculkan potensi gelombang tinggi di Selat Sunda bagian selatan mencapai 2,5 meter hingga 4 meter.

"Karakteristik gelombang laut di Banten Selatan memang seperti itu. Standarnya saja sekitar 2,5 meter," kata Koordinator Data dan Informasi pada BMKG Kelas 1 Serang Tarjono, saat dihubungi melalui telepon genggam, Selasa, 12 Januari 2021.

BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Menurut Tarjono, pihaknya mendeteksi fenomena La Nina membayangi perairan sepanjang dua wilayah itu. Faktor puncak musim hujan pada Januari dan Februari juga menambah potensi gelombang laut tinggi disertai angin kencang.

"Selama Januari dan Februari, memang diprediksi sebagai puncak musim penghujan. Ditambah dengan fenomena La Nina yang masih moderat," ujarnya.

Karena itulah, Tarjono mengimbau kepada warga Banten Selatan untuk waspada. Mengingat potensi gelombang laut di peraira tersebut bisa mencapai 4 meter.

"Perairan Selat Sunda di wilayah selatan, mulai Labuan hingga Binuangeun, gelombang laut itu bisa mencapai 4 meter. Maka itu masyarakat kami imbau untuk waspada," tuturnya.

Beda hal dengan kondisi Banten Utara, khususnya jalur penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakauheni. Menurut Tarjono, gelombang laut di jalur penyeberangan Merak-Bakauheni masih dalam kategori rendah.

"Jalur penyeberangan Merak-Bakauheni masih terbilang landai. Kecepatan angin sekitar 15 knot hingga 20 knot, serta gelombang laut 0,5 meter hingga 1,25 meter," ucapnya.***

×
Berita Terbaru Update