×

Iklan

Indeks Berita

Arak-Arakan, Warga Desa Bayur Kidul 'Ruwat' Milangkala Hari Jadi ke 38

19 Jul 2022 | Selasa, Juli 19, 2022 WIB Last Updated 2022-07-19T08:28:51Z
Ribuan masyarakat Desa Bayur Kidul Kecamatan Cilamaya Kulon, memulai kegiatan hari jadi desanya ke 38, Selasa (19/7/2022). Di awali arak-arakan dengan segudang ornamen, kesenian hingga tanggungan hasil bumi bersama pemerintah desa, tokoh dan ribuan siswa, masyarakat juga di hibur dengan beragam kesenian seperti Wayang Kulit dan doa bersama besok Rabu (20/7/2022).

Foto : Kegiatan Arak-arakan warga masyarakat Bayur Kidul Keliling Kampung Peringati Hari Jadi Desanya ke 38

Dengan Tema Milad 'Manunggal Tumindak, Seja Kacandak', perayaan hari jadi yang di pusatkan di komplek kantor desa ini, juga di meriahkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis, pameran UMKM lokal dan giat ziarah ke makam para leluhur serta kades-Kades Bayur Kidul yang telah pupus.



"Acara kita awali dengan arak-arakan bersama para siswa, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh seni, tokoh agama bersama kaum ibu dan para siswa Bayurkidul, dengan rute keliling semua kampung mulai pukul 08.00 Wib sampai selesai, kemudian dilanjut dengan sedekah hasil bumi atau babaritan dan hiburan wayang kulit bersama Ki Dalang Udama Purwa Puspa Indra dari Indramayu, " Kata Kades Bayurkidul H Darsono.

Ia menambahkan, tema yang di angkat 'Manunggal Tumindak, Seja Kacandhak' artinya menyatu dalam tindakan dan tujuan, yang diharapkan mampu menyatukan masyarakat Bayurkidul semakin kompak bersama-sama menciptakan desa yang nyaman dan selaras dengan nilai-nilai sejarahnya.

"Kami haturkan terimakasih kepada masyarakat dan semua pihak yang telah berkontribusi mensukseskan hari jadi ini, semua kami pemerintah desa selaku diberikan kemampuan dan semangat untuk terus memperingati hari jadi ini lebih meriah di tahun-tahun berikutnya, " Ungkap Darsono.

Tokoh masyarakat Desa Bayurkidul yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al Burdah Dusun kecemek, Drs KH Aning Amrullah mengapresiasi adanya gelaran Milangkala desa yang baru pertama kali di helat secara meriah dan antusias bersama masyarakat. Usia 38, sebutnya Desa yang dulunya induk bernama Bayur dan di mekarkan menjadi Bayur Kidul dan Bayur Lor ini, sudah melewati tahapan cukup panjang, Dimana dulunya masih bergabung dengan Kecamatan Cilamaya Wetan. Oleh karenanya, dalam membangun desa, sudah sepatutnya semua masyarakat bersukaria, bukan saja mengenal sejarahnya tetapi juga turut serta menciptakan suasana yang ramah, bahu membahu membangun dan berkontribusi menjaga persatuan dan persaudaraan sesama warga desa.

"Hari jadi desa yang diperingati lewat sejarah, kesenian, hingga hiburan dan doa bersama adalah tepat, dimana momen ini semoga menjadi wahana persatuan dan kekompakan masyarakat bayurkidul dalam mencintai desa dan tanah kelahirannya, " Pesannya. (Rd)
×
Berita Terbaru Update
CLOSE ADS
CLOSE ADS