GfOoTUz6TpM6Tfr9TUYpTpC6BY==

PDIP Sikapi Pernyataan Presiden Soal Kampanye Politik

Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun merespon, pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait seorang presiden boleh berkampanye Pemilu 2024. Selain itu, Presiden menyatakan, boleh memihak kepada calon tertentu dalam kontestasi pesta demokrasi.

PDIP Sikapi Pernyataan Presiden Soal Kampanye Politik

Perihal ini, Komarudin mengharapkan, Presiden Jokowi, konsisten dengan ucapan-ucapan sebelumnya, yakni netral dalam Pemilu 2024. Menurutnya, seorang pemimpin harus memiliki jiwa patriot, lebih memikirkan kepentingan bangsa dari pada pribadi atau kelompok.

"Pimpinan harus jadi teladan. Sehingga bawahannya akan meneladani. kata Komarudin dalam keterangan persnya, Kamis (25/1/2024)

Komarudin mengingatkan, masyarakat Indonesia saat ini sudah 'melek' politik. Terlebih, literasi pendidikan politik terus dikencangkan pemerintah dan stakeholder terkait.

"Wacana apakah itu hak politik, alasan demokratisasi, atau merasa dilindungi oleh interpretasi sepihak konsitusi, serta relativitas etika. Akhlak sebagai pemimpin negara menjadi sangat penting untuk memberikan pembelajaran kepada rakyat," ucap Komarudin.

Kemudian, Komarudin sedikit mengutip kata-kata Earl Warren, Ketua Mahkamah Agung Amerika Serikat tahun 1960-an. Earl kala itu mengatakan, ‘law floats in a sea of ethics’, hukum mengapung di atas samudera etika.

"Jika air samudera etika tidak mengalir, maka hukum tidak mungkin ditegakkan dengan adil. Para tokoh nasional, juga mengingatkan untuk menjaga keutuhan bangsa ini dengan menyelenggarakan pemilu ini dengan fair, adil," ujar Komarudin.(*)

Komentar0