*GfOoTUz6TpM6Tfr9TUYpTpC6BY==*

Persiapan Baru Capai 90 Persen, KPU Telah Tetapkan 11 Panelis Debat Ketiga Capres-Cawapres

Persiapan debat ketiga untuk Calon Presiden (Capres) pada Pilpres 2024 dilaporkan sudah mencapai 90 persen. Komisioner KPU August Mellaz menyatakan, artinya, persiapan penyelenggaraan lsudah tahap finishing ​(akhir).

Foto : Tiga Capres saat debat pertama

"Secara teoritis sebenarnya sudah tinggal bagian-bagian akhir saja. Misalnya tempatnya sudah definitif, kemudian layout-nya teoritis tidak akan banyak mengalami perubahan dibandingkan debat kedua," kata Komisioner Mellaz dalam keterangan persnya, Kamis (4/1/2024).

Lokasi debat di Istora Senayan, Jakarta, disebutkan Mellaz, berada di indoor (dalam ruangan). Dalam lokasi tersebut, Mellaz memastikan obstacle-nya (rintangan) juga beda.

"Murni sebenarnya, karena begini, yang pasti dulu kan komitmennya untuk debat perdananya di KPU. Kemudian, kita tahu ada evaluasinya begitu, dan itu kan komitmen awalnya kan memang perdana di KPU," ucap Mellaz.

Kemudian, Mellaz menjelaskan, lokasi indoor sangat bergantung pada ketersediaan gedung itu sendiri. Misalnya, posisi untuk bongkar muat barang hingga posisi keluar masuk paslon dan timses capres-cawapres.

"Semua media penyelenggara yang kami undang menyiarkan pelaksanaan debat, baik satu, dua, tiga, empat, dan lima. Duduk satu meja membahas persoalan ini bersama-sama dan membagi peran masing-masing," ujar Mellaz.

KPU RI juga mengharapkan, penyelenggaraan debat ketiga capres-cawapres Pilpres 2024 lebih tajam penyampaian visi-misi dan program kerja. Diharapkan KPU, masyarakat menjadi dapat wawasan besar dari debat ketiga untuk tiga capres tersebut.

"Terkait pelaksanaan debat pertama, kedua, ketiga akan mampu disampaikan untuk mempertajam. Kemudian meningkatkan kualitas dari debat ketiga," kata Komisioner KPU RI August Mellaz .

Mellaz mengaku, KPU sudah melakukan rapat dengan stasiun televisi penyelenggara debat ketiga capres-cawapres. Dalam rapat tersebut, membahas urusan lokasi hingga layout desain.

"Termasuk, space yang tersedia, kami pahami ada semacam kenisacayaan pengalaman-pengalaman intim yang dimiliki oleh masing-masing tim paslon. Mungkin nanti bisa dimulai dari pemaparan awal beberapa hal yang terkait dengan pelaksanaan debat," ucap Mellaz.

Kemudian, Mellaz menegaskan, alur dan format debat ketiga untuk capres tidak mengalami perubahan. Yang berubah, dikatakannya, hanya lokasi venue debat capres-cawapres, yakni di Istora Senayan, Jakarta.

"Secara prinsip alur dan kemudian format debat tidak akan mengalami perubahan, perubahan itu, terjadi karena venue saja lokasinya. Berbeda, tetapi sedapat mungkin layout dan sebagainya tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan debat kedua di JCC," ujar Mellaz.

Seperti diketahui, terjadi lima kali debat capres-cawapres 2024. Dua kali sebat sudah dilakukan yakni Depat Capres Selasa 12 Desember 2023, lalu debat kedua atau debat cawapres, Jumat 22 Desember 2023

Debat ketiga atau debat Capres akan digelar Minggu 7 Januari 2024. Dua jadwal debal lainnya adalah debat keempat Minggu 14 Januari 2024 dan debat terakhir Minggu 4 Februari 2024

Sebagai bahan informasi lain, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan 11 nama panelis untuk debat ketiga capres-cawapres Pilpres 2024. Debat ketiga dilaksanakan pada Minggu (7/1/2024).

Adapun belasan panelis debat ketiga nanti adalah sebagai berikut:

o Prof. Angel Damayanti, Ph.D (Guru Besar Bidang Keamanan Internasional Fisipol Universitas Kristen Indonesia)

o Curie Maharani Savitri, Ph.D (Dosen Hubungan Internasional, Ahli Kajian Industri Pertahanan dan Alih Teknologi Universitas Binus)

o Prof. Evi Fitriani, Ph.D, (Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia)

o. Prof. Hikmahanto Juwana, SH., LL.M., Ph.D (Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia dan Rektor Universitas Jenderal Ahmad Yani)

o I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D (Ahli Aspek Geospasial Hukum Laut Universitas Gadjah Mada)

o Dr. lan Montratama (Dosen Program Studi Hubungan Internasional Ahli Keamanan dan Pertahanan Universitas Pertamina)

o Irine Hiraswari Gayatri, Ph.D (Peneliti Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional - BRIN)

o Dr. Kusnanto Anggoro (Pakar Keamanan Universitas Pertahanan)

o Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio (KSAL 2012-2014 dan Ketua Dewan Guru Besar Universitas Pertahanan)

o Philips J. Vermonte, Ph.D (Dekan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Internasional Indonesia dan Senior Fellow CSIS)

o Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, S.I.P. S.SI., M.T, M.SI. (Han) (Guru Besar Bidang Keamanan Global Universitas Padjajaran)

Tema debat ketiga untuk capres ini mengambil topik pertahanan, keamanan, hubungan Internasional, dan geopolitik. KPU pun sudah bertemu dengan media yang menjadi penyelenggara.(*)

Komentar0