Ketua PBNU bidang keagamaan, KH Ahmad Fahrurrozi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang usai Pemilu. Gus Fahrur mengatakan masyarakat harus siap kalah dan siap menang. 

Foto : Gus Fahrur

Artinya, bagi masyarakat yang kalah dalam kontestasi politik tetap jaga persatuan, kedamaian, dan kerukunan. Sementara bagi masyarakat yang menang dalam Pemilu, disarankan tetap saling menghargai dan tidak terlalu berlebihan merayakan kemenangan.

"Hormati hasil Quick Count (hitung cepat) dan tetap sabar bersama menunggu hasil Real Count (hasil hitung langsung) dari KPU. Tentunya dengan tetap menjaga kondusifitas masyarakat," kata Gus Fahrur. 

Menurut dia, siapapun yang kelak ditetapkan menjadi presiden, harus didukung semua lapisan masyarakat. "Mari tetap bersama-sama kompak sejalan membangun bangsa dan negara Indonesia lebih maju dan makmur di masa depan," ujarnya. (*)