Pemerintah Daerah Karawang bersama dengan Polres Karawang telah melakukan rapat koordinasi untuk membahas langkah yang akan diterapkan ketika arus mudik dan arus balik. (30/3/24).

Foto : Kota Karawang

AKBP Wirdhanto Hadicaksono, Kapolres Karawang menyampaikan akan ada 1.756 personil yang ditempatkan di sejumlah titik. Selain itu akan menyiapkan sebanyak 54 pos mulai dari pos terpadu hingga pos wisata. Kendaraan roda 4 akan dipusatkan untuk melewati jalur tol. Ia menambahkan di jalur tol wilayah Karawang akan diberlakukan sistem contraflow saja.

“Jadi Polres Karawang di dukung oleh stakeholder terkait rencana kami akan melibatkan 1.756 personil. Kami juga akan membangun 54 pos terdiri dari pos terpadu, pospam, posyankes dan pos wisata. Di situ kami akan terapkan beberapa cara bertindak baik di jalur tol, arteri dan alternatif. Kami akan pusatkan roda 4 untuk bisa mengambil jalur tol dengan beberapa JP rekayasa dan untuk yang di lingkup Kabupaten Karawang hanya dikenakan JP Contraflow saja, sedangkan untuk JP Oneway akan dilaksanakan di tol Cipali,” ujarnya Kamis (28/3)

Penerapan contraflow mulai dari kilometer 36 sampai dengan 72. Penerapan itu juga akan bersifat dinamis serta situasional. Selain mengambil langkah untuk arus mudik, polres Karawang juga telah mengambil langkah ketika malam takbiran dan Sholat Idul Fitri. Tidak hanya itu akan dilakukan juga pembersihan dan penyisiran paku di jalur arteri serta tol. Hal ini untuk dapat meningkatkan keselamatan pemudik.

“Contraflow akan dilaksanakan di kilometer 36 sampai 72. Sifatnya dinamis dan situasional tergantung koordinasi dari korlantas dan kementrian perhubungan. Kami juga mengantisipasi malam takbiran dan sholat idul Fitri. Dalam waktu dekat kami akan melakukan penyisiran paku di jalan arteri dan jalan tol. Kami akan melakukan operasi pembersihan di titik yang akan dilalui pemudik supaya meningkatkan aspek keselamatan,” tambahnya.

Selanjutnya untuk di pasar tumpah pun akan di dirikan pos keamanan dan melakukan sejumlah cb. Kegiatan itu dapat mencegah atau mengurai kemacetan lalu lintas. Sedangkan untuk jalur Japek Selatan akan digunakan sebagai kontijensi saat arus balik ketika terjadi kepadatan di jalur utama.

“Pasar tumpah kami akan tempatkan pos keamanan, akan ada beberapa cb yang akan kami lakukan supaya tidak menghambat lalu lintas seperti kanalisasi dan juga termasuk pengaturan yang didukung oleh anggota satpol PP. Dari pihak dinas perhubungan sudah melakukan perbaikan penerangan di jalur alternatif termasuk di jalur provinsi dan perbaikan jalan. Japek selatan nanti akan digunakan apabila ada kontijensi arus balik dari arah Cisumdayu termasuk juga Pangkalan, sementara ini sudah ada beberapa cara bertindak yang kami ambil,” imbuhnya.

Telah disiapkan pula 10 personil tim urai di jalur arteri dan 24 personil di jalur tol. Sebanyak 12 titik di Karawang juga akan dipasang cctv. Wirdhanto juga menerangkan akan terjadi kelonjakan pemudik sebesar 40 persen di tahun 2024 ini. Langkah lainnya yang akan diterapkan dengan menyediakan tempat penitipan motor secara gratis di Polsek dan polres.

“Kami menyiapkan juga tim urai 10 personil di jalur arteri dan jalur tolnya 24 personil. Pemasangan cctv di jalur arteri akan ada 12 titik. Akan terjadi lonjakan pemudik sebesar 40 persen dari tahun sebelumnya. Oleh karena itu kami akan terus mengantisipasi, ada beberapa inovasi yang pemerintah daerah bersama polres Karawang yang lakukan seperti memberikan mudik gratis dengan 17 bus. Akan ada kegiatan penitipan motor secara gratis di Polsek dan polres, jadi silahkan masyarakat yang akan melaksanakan mudik bisa mendaftarkan di Polsek terdekat,” lanjutnya

Tidak hanya itu saat ini telah mulai dilakukan penutupan u-turn mulai dari Rabu (27/3) hingga (3/4). Kegiatan ini dilakukan secara bertahap untuk menghindari kemacetan lalu lintas.

“Pada prinsipnya kami baru melakukan penutupan u-turn baru sebagian. Akan kami laksanakan sampai tanggal 3 April, kami akan menggunakan alat berat itu butuh waktu jadi kami lakukan secara mencicil dan bertahap,” pungkasnya (*).