Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Berikut Titik Pantu Hilal, Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal Digelar 29 Maret

Pemerintah akan mengumumkan penentuan Idulfitri 2025 melalui sidang isbat Kemenag. Sidang ini dijadwalkan pada 29 Ramadan atau Sabtu (29/3/2025).

"Kami akan menggelar sidang isbat awal Syawal, pada Sabtu (29/3/2025). Sebagaimana biasanya, sidang isbat selalu digelar pada tanggal 29 Sya'ban untuk menetapkan awal Ramadan," ujar Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad, dalam Rapat Persiapan Sidang Isbat Awal Syawal 1446 H di Jakarta, dikutip Rabu (19/3/2025).

Rokhmad menjelaskan, rukyatul hilal akan dilakukan di 33 titik dari Sabang hingga Merauke. Setiap provinsi memiliki satu titik, kecuali Bali.

"Di provinsi Bali sedang dalam suasana Nyepi. Sehingga rukyatul hilal tidak kita gelar di sana. Kita saling menghormati," ujarnya.



Dilansir dafi beberapa sumber terpercaya, berikut beberapa lokasi pemantauan hilal di Indonesia :

- Aceh : Lhoknga, Sabang, Lhokseumawe, Aceh Jaya, Aceh Barat, Simeulue

- Sumatera Utara : Anjungan Lantai IX Kantor Gubernur Sumatera Utara Medan, Pantai Binasi Sorkam Barat Kabupaten Tapanuli Tengah, Observatorium Ilmu Falak (OIF) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

- Sumatera Barat : Pantai Pasia Tiku, Wisko Kuaro Taeh Bukik, Jorong Sikaladi Nagari Pariangan Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar, The Balcone Hotel & Resto Bukittinggi

- Riau : Pantai Selat Baru Kabupaten Bengkalis

- Kepulauan Riau : Pantai Tanjung Setumu, Masjid Sulthan Mahmud Riayatsyah Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji, Tugu Khatulistiwa Tanjung Teludas Desa Mentuda Kecamatan Lingga Kabupaten Lingga, Pantai Pelawan Pangke Meral Barat Kabupaten Karimun

- Jambi : Rooftop Gedung Mahligai Lantai 12 Bank 9 Jambi

- Sumatera Selatan : Helipad Hotel Aryaduta Palembang

- Bangka Belitung : Pantai Tanjung Raya Penagan Kabupaten Bangka, Tanjung Kalian Mentok Kabupaten Bangka Barat, Tanjung Pendam Kabupaten Belitung

- Bengkulu : Kantor Bupati Bengkulu Selatan

- Lampung : Pantai Canti Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan

- DKI Jakarta : Gedung Kanwil Kemenag DKI Jakarta

- Jawa Barat : Pusat Observasi Bulan (POB) Cibeas Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi

- Jawa Tengah : Menara Masjid Agung Jawa Tengah Semarang

- DI Yogyakarta : Bukit Syekh Bela Belu Desa Parangtritis Kecamatan Kretek Kabupaten Bantul

- Jawa Timur : Teras Gedung Astronomi Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo

- Kalimantan Barat : Pantai Indah Kakap

- Kalimantan Tengah : Menara Masjid Raya Darussalam Palangka Raya

- Kalimantan Selatan : Rooftop Zuri Express Hotel Banjarmasin

- Kalimantan Timur : Hotel Five Premiere

- Kalimantan Utara : Satuan Radar AU (SATRAD) 225 Tarakan

- Sulawesi Utara : Area Parkir MTC Megamas Lantai R1 Kota Manado

- Sulawesi Tengah : Gedung Hisab Rukyat Kemenag Desa Marana Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala

- Sulawesi Selatan : GTC Kota Makassar, Kepulauan Selayar

- Sulawesi Tenggara : Pantai Bahari Kelurahan Anaiwoi Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka

- Sulawesi Barat : Tanjung Mercusuar Sumare Mamuju, Pantai Majene, Tanjung Mercusuar Pasangkayu

- Gorontalo : Pantai Desa Botubarani Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango

- Maluku : Jalan Amahusu (Kantor Tirta)

- Maluku Utara : Pantai Ropu Tengah Balu Kecamatan Sahu Kabupaten Halmahera Barat, Pantai Afe Taduma Kecamatan Pulau Ternate Kota Ternate

- Papua : Pantai Lampu Satu Merauke

- Papua Barat : Manokwari, Kota Sorong, Fakfak

- Nusa Tenggara Barat : Pantai Loang Baloq Mataram

- Nusa Tenggara Timur : Rooftop Gedung Pelayanan BMKG Kota Kupang, Pantai Teluk Gurita Kabupaten Belu.

Kabar sebelumya, Kementerian Agama akan menggelar sidang penetapan (isbat) awal Syawal 1446 Hijriah pada 29 Ramadan, yang bertepatan 29 Maret 2025. Hal ini disampaikan oleh Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad saat memimpin Rapat Persiapan Sidang Isbat Awal Syawal 1446 Hijriah, di Jakarta, Selasa (18/3/2025)

"Kami akan menggelar sidang isbat awal Syawal, pada 29 Maret 2025. Sebagaimana biasanya, sidang isbat selalu digelar pada tanggal 29 Syakban untuk menetapkan awal Ramadan, 29 Ramadan untuk menetapkan awal Syawal, dan 29 Zulkaidah untuk menetapkan awal Zulhijjah," ujar Abu Rokhmad.

Penggunaan metode hisab dan rukyat dalam penentuan awal Syawwal merupakan pelaksanaan dari ajaran Islam. Menurut Abu Rokhmad, hal ini sejalan dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No 2 Tahun 2024 tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.

Dalam fatwa itu disebutkan, penetapan awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah dilakukan berdasarkan metode hisab dan rukyah oleh Pemerintah RI cq Menteri Agama dan berlaku secara nasional.

Secara hisab atau perhitungan astronomi, lanjut Abu Rokhmad, ijtimak atau konjungsi terjadi pada 29 Maret 2025 jam 17.57.58 WIB. Karenanya, berdasarkan data astronomi, saat terbenam matahari, posisi hilal berkisar antara minus tiga di Papua dan minus satu di Aceh.

"Data astronomi ini kemudian kita verifikasi melalui mekanisme rukyat," tegas Abu Rokhmad. Dijelaskan Abu Rokhmad, setidaknya ada dua dimensi dari proses pelaksanaan Rukyatul Hilal. Pertama, dimensi ta'abbudi.

"Rukyat sejalan sunnah Nabi yang sudah dilakukan sejak dulu untuk melakukan rukyat saat akan mengawali atau mengakhiri puasa. Sunnah ini dipertegas oleh Fatwa MUI bahwa penetapan awal Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah berdasarkan metode hisab dan rukyat," kata dia.

"Ini juga bagian dari Syiar Islam. Ini penting," ujarnya lagi. Kedua, dimensi pengetahuan. Rukyat merupakan proses konfirnasi atas data-data hisab dan antronomis.

"Apa yang telah dihitung secara astronomi, kita konfirmasi di lapangan melalui rukyat," ucap Abu Rokhmad. Sebagaimana awal Ramadan, Kemenag akan gunakan alat yang canggih dalam proses rukyat.

Proses Rukyatul Hilal rencana akan dilalukan di 33 titik. Menurut Abu Rokhmad, ada satu titik rukyatul hilal di setiap provinsi, kecuali Bali. "Di provinsi Bali dalam suasana Nyepi. Sehingga rukyatul hilal tidak kita gelar di sana," ucapnya.

Sidang isbat akan digelar sekitar pukul 18.45 WIB yang berlangsung secara tertutup. Hasil sidang isbat akan diumumkan melalui konferensi pers oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.(*)

Hide Ads Show Ads