Tragedi Kampanye Aktor Terkenal India: Puluhan Tewas Terinjak, Termasuk Anak-Anak
![]() |
| Insiden terinjak-injak pecah selama kampanye pemilihan umum untuk Tamilaga Vettri Kazhagam 27/9 (Foto : he Guardian ) |
India : Kampanye politik yang dihadiri ribuan orang di negara bagian Tamil Nadu, India selatan, berakhir tragis pada Sabtu (27/9). Setidaknya 36 orang dilaporkan tewas dan lebih dari 50 lainnya terluka dalam insiden terinjak-injak yang terjadi saat kampanye aktor dan politisi populer, Vijay. Korban tewas termasuk delapan anak-anak yang turut hadir dalam acara tersebut.
Menteri Kesehatan Tamil Nadu, Ma Subramanian, mengonfirmasi kepada Associated Press bahwa para korban sudah meninggal saat tiba di rumah sakit.
"Para korban, termasuk delapan anak-anak, sudah meninggal saat tiba di rumah sakit," ujar Subramanian. "Sementara itu, mereka yang terluka kini dalam kondisi stabil."
Acara kampanye ini dipimpin oleh bintang sinema Tamil, Vijay, yang tengah berjuang menuju pemilihan umum negara bagian yang dijadwalkan pada awal 2026. Aktor berusia 51 tahun ini telah menarik kerumunan massa yang sangat besar sejak meluncurkan partai politiknya, Tamilaga Vettri Kazhagam, pada tahun 2024.
Dalam video yang beredar di media lokal, terlihat ribuan orang mengepung kendaraan kampanye besar, tempat Vijay berdiri dan berpidato. Visual menunjukkan Vijay melemparkan botol air ke arah pendukung yang pingsan dan meminta bantuan polisi ketika massa menjadi tidak terkendali.
Melalui akun X pribadinya, Vijay menyampaikan dukacita mendalamnya. "Hati saya hancur," tulisnya.
"Saya menyampaikan belasungkawa dan simpati terdalam saya kepada keluarga saudara dan saudari terkasih yang kehilangan nyawa mereka di Karur."
Perdana Menteri India, Narendra Modi, juga menyatakan kesedihannya atas insiden tersebut. "Sangat menyedihkan," kata Modi dalam sebuah pernyataan di media sosial. "Pikiran saya bersama keluarga yang telah kehilangan orang yang mereka cintai. Semoga mereka diberi kekuatan di masa sulit ini."
Insiden terinjak-injak akibat kerumunan besar relatif sering terjadi di India. Ini bukan pertama kalinya acara yang dihadiri Vijay memicu kekhawatiran terkait keselamatan. Media melaporkan enam kematian saat pertemuan pertama partai politiknya diluncurkan pada Oktober tahun lalu.
Meskipun ada pembatasan dari pihak kepolisian. Skala kehadiran publik yang luar biasa seringkali melampaui kapasitas infrastruktur lokal dan aturan keamanan yang ditetapkan.(*)
