Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Korban Longsor Bandung Barat Mulai Teridentifikasi

Cimahi: Proses identifikasi korban meninggal akibat bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, mulai menunjukkan perkembangan. Sebagian korban yang ditemukan telah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polres Cimahi, sementara proses pencarian korban lainnya dilanjutkan, Minggu, 25 Januari 2026, pagi.
Sejumlah personel Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenasah korban longsor Kampung Pasirkuning Desa Pasirlungu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu, 24 Januari 2026 (

Untuk mempercepat penanganan korban, Polres Cimahi mendirikan Posko DVI di lokasi kejadian. Posko tersebut menjadi pusat evakuasi dan identifikasi korban meninggal dunia di tengah kondisi cuaca yang masih belum bersahabat.

Kapolres Cimahi AKBP Niko Nurallah Adi Putra mengatakan, pendirian Posko DVI dilakukan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat. Langkah ini bertujuan memastikan seluruh proses identifikasi korban dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

“Posko DVI ini menangani evakuasi serta identifikasi korban meninggal. Sebagian korban yang ditemukan sudah berhasil diidentifikasi, sementara korban lainnya masih dalam proses sesuai standar DVI,” ujar Niko di lokasi kejadian, Sabtu, 24 Januari 2026.

Menurut Niko, intensitas hujan yang masih tinggi menjadi kendala utama dalam proses pencarian dan penanganan longsor. Kondisi tersebut membuat upaya evakuasi di lapangan harus dilakukan dengan kehati-hatian ekstra.

Meski demikian, koordinasi lintas instansi terus dilakukan sejak awal kejadian. Polres Cimahi telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta sejumlah pihak terkait lainnya.

“Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai stakeholder dan mendirikan sejumlah pos pendukung di lokasi. Namun kondisi cuaca yang tidak menentu membuat penanganan di lapangan cukup menantang,” katanya.

Terkait ditemukannya potongan tubuh korban, Niko menegaskan penanganannya akan disesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan serta hasil pemeriksaan tim DVI. Seluruh temuan akan diproses secara profesional sesuai standar identifikasi korban bencana.

Dalam proses pencarian, Polres Cimahi mengerahkan sekitar 60 personel gabungan dari Polres dan Polsek setempat, dengan dukungan tambahan dari Polda Jawa Barat. Tim pencarian juga dibantu anjing pelacak yang telah diterjunkan sejak awal kejadian.

Sementara itu, bagi korban selamat dan warga yang mengungsi, kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan pendampingan. Bantuan logistik dan kebutuhan dasar disalurkan melalui posko pengungsian yang telah disiapkan.(*)

Hide Ads Show Ads