Emas Masih Jadi Pilihan Investasi yang Menjanjikan
Jakarta : Emas masih jadi primadona buat urusan investasi. Ketua Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia, Jeffrey Thumewa, menegaskan logam mulia tetap menjadi pilihan paling aman dan menjanjikan di tengah kondisi ekonomi global yang belum stabil.
"Investasi emas tetap lebih bagus. Karena kadang kala, kalau kita beli barang lain tidak bisa seperti emas yang situasinya bisa naik," kata Jeffrey usai membuka "Jakarta Jewellery Fair 2026" di Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan, Jakarta, Kamis.
Pernyataan itu disampaikan di tengah situasi geopolitik dunia yang masih penuh ketidakpastian. Kondisi global yang naik-turun ini ikut memengaruhi stabilitas pasar dan daya beli masyarakat. Meski begitu, Jeffrey melihat tren harga emas justru berpotensi terus naik.
Menurut dia, di tengah kondisi yang serba tidak pasti, minat masyarakat terhadap emas, termasuk perhiasan, masih tergolong tinggi. Emas bukan cuma dilihat sebagai aksesori, tapi juga sebagai aset yang nilainya cenderung bertahan bahkan meningkat dari waktu ke waktu.
Untuk terus menggerakkan industri emas dan perhiasan dalam negeri, Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia aktif mendorong para perajin agar terus berinovasi. Salah satu langkah konkretnya adalah dengan menggelar pameran perhiasan seperti "Jakarta Jewellery Fair 2026" yang berlangsung sejak Kamis hingga Minggu (15/2).
"Dengan adanya pameran ini, merangsang perajin itu mendesain lebih banyak lagi," ujarnya.
Pameran perhiasan juga berperan sebagai penentu tren bagi para kolektor dan pecinta perhiasan. Tahun ini, tren desain yang diprediksi bakal jadi favorit adalah perhiasan dengan tampilan besar, tetapi ringan saat dipakai dan harganya lebih terjangkau. Desain seperti ini memberi kesan mewah tanpa harus terasa berat di kantong.
Sepanjang 2026, berbagai pameran perhiasan juga akan digelar di sejumlah kota, mulai dari "Jakarta International Jewellery Fair 2026", "Bandung Jewellery Fair 2026", hingga "Surabaya International Jewellery Fair 2026".
Lewat rangkaian pameran tersebut, asosiasi berharap pasar perhiasan bisa semakin terbuka, lapangan kerja baru tercipta, sekaligus meningkatkan literasi masyarakat soal emas sebagai instrumen investasi yang punya nilai jangka panjang.(*)
