Kembali Terjadi Musibah Longsor, Akibanya Jalan Provinsi Penghubung Purwakarta–Subang Tertutup
Subang : Hujan deras yang mengguyur wilayah Subang Selatan menyebabkan tebing di tepi Jalan Provinsi penghubung Kabupaten Purwakarta dengan Kabupaten Subang, Jawa Barat, ambrol. Material longsor menutup seluruh badan jalan hingga tidak bisa dilintasi kendaraan.
Peristiwa longsor terjadi di Kampung Ciseuti, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang. Tebing di sisi jalan sepanjang kurang lebih 30 meter dilaporkan runtuh dan menimbun badan jalan dengan material tanah cukup tebal.
Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Subang langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material longsor agar akses jalan bisa segera dibuka kembali.
Ketebalan material yang menutup badan jalan membuat proses pembersihan harus menggunakan dua alat berat berupa eskavator. Hingga Rabu malam, proses pembersihan masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.
Kepala Pelaksana BPBD Subang, Udin Jazudin, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga.
“Begitu menerima informasi, tim BPBD bersama unsur TNI dan Polri langsung menuju lokasi untuk melakukan assessment dan penanganan darurat. Material longsor cukup tebal sehingga kami menerjunkan dua alat berat agar proses pembersihan lebih cepat,” ujar Udin, dikutip Jumat, 13 Februari 2026.
Sementara itu, Kapolsek Jalancagak, Kompol Dede Suherman, menjelaskan bahwa jalur provinsi tersebut untuk sementara tidak bisa dilalui kendaraan dari kedua arah.
“Untuk keselamatan pengguna jalan, arus lalu lintas kami alihkan melalui jalur alternatif baik dari arah Purwakarta menuju Subang maupun sebaliknya. Petugas juga kami siagakan di sejumlah titik untuk mengatur lalu lintas,” kata Dede.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, warga dan pengguna jalan diimbau tetap waspada, terutama saat melintas di jalur rawan longsor.
Petugas juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati mengingat kondisi cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.(*)
