Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Menperin Masih Kaji Lanjutan Subsidi Motor Listrik

Karawang : Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan pihaknya masih melakukan kajian terkait kelanjutan program subsidi sepeda motor listrik, termasuk besaran insentif serta mekanisme penyalurannya.(29/4/26)
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai nilai subsidi karena masih dibahas oleh tim teknis lintas kementerian.

“Belum diumumkan saya kira, masih dalam tahap pembahasan di tim teknis mengenai berapa jumlah subsidinya, metodenya seperti apa, bisnis prosesnya seperti apa nanti kita bahas antara tim teknis,” kata Agus di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa.

Terkait wacana subsidi sebesar Rp5 juta per unit yang sebelumnya disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Agus mengatakan angka tersebut masih menunggu penetapan resmi melalui peraturan yang berlaku.

“Iya tunggu PMK-nya, kalau nanti Rp5 juta (per unit), ya saya kira akan menuju posisi yang bagus ya,” ujarnya.

Agus menjelaskan bahwa pemberian insentif kendaraan listrik tidak hanya berkaitan dengan pengurangan emisi, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional.

Ia menyoroti pentingnya pengurangan ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM), terutama di tengah dinamika geopolitik global.

“Pengurangan-pengurangan dari kebutuhan BBM yang harus kita impor menjadi penting. Jadi angka Rp5 juta (per unit) itu saya kira angka yang cukup baik,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga membuka peluang adanya subsidi untuk mobil listrik di masa depan, sejalan dengan target jangka panjang pemerintah untuk elektrifikasi kendaraan.

“Semua nanti akan berbasis electric vehicle. Karena sekali lagi, dulu waktu kita desain program EV itu kan masih kita menggunakan pendekatan pengurangan emisi. Nah tapi sekarang dengan adanya pengalaman kita mengatakan (krisis) Hormuz sehingga itu juga harus dikaitkan, dan mungkin lebih penting terhadap ketahanan energi,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan agar insentif motor listrik mulai diberlakukan tahun ini secara bertahap dengan target awal sekitar 6 juta unit, dengan kisaran subsidi yang masih dalam tahap kajian sekitar Rp5 juta per unit.(*)

Hide Ads Show Ads