Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Karawang Berkomitmen Pertahankan Sebagian Lumbung Pangan Nasional

Karawang : Pemkab Karawang kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Di tengah laju industrialisasi yang terus berkembang, pemerintah daerah memilih memperkuat perlindungan lahan pertanian agar fungsi sawah tetap terjaga untuk kebutuhan pangan jangka panjang.(31/5/26).
Foto : Bupati Karawang Aep Syaepuloh

Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi pengendalian alih fungsi lahan yang digelar di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Pemerintah Kabupaten Karawang hadir untuk memantapkan langkah perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan, Karawang tidak ingin kehilangan identitasnya sebagai daerah agraris meski berada di tengah pertumbuhan kawasan industri yang masif.

“Karawang tak boleh kehilangan jati dirinya. Di tengah arus industrialisasi yang terus bergerak, kami tetap berdiri tegak menjaga sawah, menjaga petani, dan menjaga masa depan pangan bangsa. Bersama Indramayu, Karawang akan terus menjadi penyangga utama dan kebanggaan sebagai lumbung padi nasional,” kata Aep.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang mengusulkan penetapan LP2B baru seluas 86.170 hektare. Luasan itu setara dengan sekitar 87 persen dari total Lahan Baku Sawah (LBS) yang tercatat pada tahun 2025.

Menurut Aep, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memenuhi target pembangunan nasional sekaligus menjaga kesinambungan sektor pertanian di wilayahnya.

“Angka ini merepresentasikan 87 persen dari total Lahan Baku Sawah (LBS) di tahun 2025, 86 ribu hektare menjadi langkah presisi untuk memenuhi target Rencana Jangka Menengah Nasional (RPJMN),” kata dia (*)

Hide Ads Show Ads