Abu Janda Sebut Jawa Barat Sebagai Provinsi Barbar, Ini Reaksi Keras KDM
Karawang : Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, angkat bicara setelah pernyataan Abu Janda yang menyebut Jawa Barat sebagai provinsi barbar karena dianggap tidak toleran viral di media sosial. (3/6/26).
Dengan tegas, Dedi membantah tudingan tersebut dan menegaskan bahwa masyarakat Jawa Barat sejak dulu dikenal terbuka terhadap perbedaan.
Menurut Dedi, kehidupan masyarakat di Jawa Barat menjadi bukti nyata bahwa daerah ini jauh dari stigma intoleran. Ia menilai seluruh warga dari berbagai latar belakang dapat hidup berdampingan dengan nyaman tanpa adanya konflik antarsuku yang berarti.
“Orang Jawa Barat itu dari dulu toleran,” ujar Dedi saat memberikan keterangan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (2/6).
Dedi juga menilai sejumlah kasus yang selama ini dianggap sebagai bentuk intoleransi lebih banyak dipicu oleh kesalahpahaman komunikasi. Bahkan, ia menyebut pelaku konflik tersebut umumnya bukan warga asli Jawa Barat.
Baginya, fakta bahwa jutaan pendatang memilih tinggal dan mencari penghidupan di Jawa Barat menjadi jawaban paling kuat terhadap tudingan yang dilontarkan Abu Janda. Dedi pun menegaskan bahwa tidak pantas label “barbar” disematkan kepada provinsi yang selama ini menjadi tujuan masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.(*)
