Di Sejumlah Wilayah Karawang Terjadi Kelangkaan Pertalite
Karawang : Belum usai keluhan warga Karawang terkait krisis listrik dan pemadaman bergilir yang sering terjadi selama sebulan terakhir, kini masyarakat harus dihadapkan pada persoalan baru.
Bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dilaporkan mulai langka dan mengalami kekosongan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Karawang.
Salah satu wilayah yang terdampak adalah kawasan Sukaharja. Berdasarkan pantauan dan laporan warga setempat, papan pengumuman bertuliskan "PERTALITE HABIS" terpasang di area SPBU setelah jembatan alun-alun yang masuk ke wilayah Desa Sukaharja.
Kelangkaan ini langsung memukul kantong para pengendara sepeda motor. Banyak warga yang terpaksa merogoh kocek lebih dalam untuk membeli Pertamax karena tidak adanya pilihan lain agar kendaraan mereka tetap bisa berjalan.
"Gue terpaksa ngisi Pertamax full tank, sekarang jadi Rp48.000 (50 ribu kurang dua ribu). Padahal biasanya kalau pakai Pertalite cuma habis Rp28.000," keluh salah seorang warga Sukaharja yang terdampak kelangkaan tersebut.
Kenaikan biaya operasional harian yang hampir mencapai dua kali lipat ini tentu sangat memberatkan, terutama bagi masyarakat yang mobilitasnya bergantung penuh pada kendaraan roda dua.
Rentetan Krisis di Karawang: Dari Listrik ke BBM
Kondisi ini memperpanjang daftar masalah pelayanan publik di Karawang dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, warga Karawang sudah dibuat gerah oleh intensitas pemadaman listrik yang dinilai tidak stabil dan kerap padam tiba-tiba dalam kurun waktu sebulan ke belakang.
Kombinasi antara krisis listrik yang belum sepenuhnya stabil dan kini ditambah kelangkaan Pertalite membuat warga berharap pihak terkait—baik PLN maupun Pertamina—segera mengambil langkah cepat untuk menormalisasi pasokan. Hingga berita ini diturunkan, warga masih mengantre di jalur Pertamax demi bisa melanjutkan aktivitas mereka.(*)
