Dinkes Karawang Gencarkan Gres Kece, Ini Hasilnya
Karawang : Angka anemia pada remaja putri di Kabupaten Karawang mengalami penurunan signifikan sepanjang 2025. Dinas Kesehatan (Dinkes) Karawang mencatat prevalensi anemia turun dari 28,34 persen pada 2024 menjadi 19,39 persen pada 2025.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Karawang, Nurmala Hasanah, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai program inovasi yang dijalankan secara berkelanjutan di sekolah maupun masyarakat.
“Alhamdulillah sudah ada penurunan yang signifikan. Berkat program-program inovasi yang sudah dilakukan,” kata Nurmala.
Tak hanya dari sisi prevalensi, jumlah kasus anemia pada remaja putri juga menunjukkan tren positif. Pada 2024 tercatat sebanyak 8.861 kasus, sedangkan pada 2025 turun menjadi 7.257 kasus.
Menurut Nurmala, salah satu program unggulan yang berkontribusi terhadap penurunan tersebut adalah Gerakan Remaja Sehat, Keren dan Cerdas (Gres Kece). Program ini mendorong remaja untuk menerapkan pola hidup sehat melalui empat pesan utama.
“Kami terus mengedukasi remaja agar terbiasa sarapan dengan gizi seimbang, aktif berolahraga minimal 30 menit setiap hari, rutin mengonsumsi tablet tambah darah seminggu sekali, serta menjauhi rokok dan vape,” ujarnya.
Selain itu, Dinkes Karawang juga mengembangkan program Sekolah Balad Tangkas yang berfokus pada penguatan edukasi kesehatan di lingkungan sekolah. Program tersebut melibatkan berbagai unsur pentahelix mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat hingga media.
“Kami menggandeng banyak unsur mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat hingga media. Kolaborasi ini menjadi salah satu kunci keberhasilan menekan angka anemia di Karawang,” ungkapnya.
Nurmala menegaskan, pencegahan anemia menjadi perhatian penting karena kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan dan aktivitas remaja sehari-hari, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan reproduksi dan kualitas generasi mendatang.
“Dengan edukasi yang terus diperkuat dan dukungan berbagai pihak, kami optimistis angka anemia pada remaja putri di Karawang bisa terus ditekan,” katanya.
Dinkes Karawang berharap tren penurunan ini dapat terus berlanjut melalui penguatan edukasi kesehatan, pendampingan, serta kolaborasi lintas sektor yang berkesinambungan.(*)
