Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

DPR Sambut Baik Kebijakan Presiden Soal Keseimbangan Anggaran

Jakarta : Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menanggapi pernyataan Presiden Prabowo mengenai efisiensi anggaran pertahanan. Dave menilai setiap kebijakan anggaran harus memberikan manfaat optimal tanpa mengabaikan kebutuhan strategis negara.(20/7)
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono (Foto: dokumentasi/Fraksi Partai Golkar)
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono (Foto: dokumentasi/Fraksi Partai Golkar)

Dave menyampaikan pernyataan Presiden Prabowo tersebut yang membuka kemungkinan pengurangan anggaran pertahanan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan. Ia menilai efisiensi belanja negara merupakan instrumen penting dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

"Kami memandang pernyataan Presiden Prabowo sebagai penegasan. Bahwa setiap kebijakan pengelolaan APBN harus senantiasa berorientasi pada kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat," kata Dave dalam pernyataannya di Jakarta, Sabtu, 18 Juli 2026.

Menurut Dave, sektor pertahanan memiliki karakteristik berbeda karena berkaitan langsung dengan kepentingan jangka panjang bangsa. Setiap penyesuaian anggaran harus dilakukan secara terukur dengan perencanaan yang matang.

"Efisiensi tentu penting, namun tetap harus mampu menjaga kesiapan operasional dan profesionalisme prajurit. Serta kesinambungan program pembangunan kekuatan pertahanan nasional," ujar Dave.

Ia menegaskan Komisi I DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan pembahasan anggaran sesuai mekanisme yang berlaku. Pertahanan negara dan kesejahteraan rakyat, kata Dave, merupakan dua pilar yang saling melengkapi dalam pembangunan nasional.

Ia meyakini kedua tujuan tersebut dapat dicapai secara seimbang melalui perencanaan yang cermat dan tata kelola anggaran yang efektif. Selain itu, setiap kebijakan anggaran harus tetap berpijak pada kepentingan nasional.

"Kami akan memastikan setiap kebijakan anggaran disusun secara akuntabel, dengan memperhatikan keseimbangan antara kebutuhan. Untuk memperkuat sistem pertahanan negara dan agenda pembangunan nasional yang menjadi prioritas pemerintah," ucap Dave.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah akan menghemat anggaran untuk mengatasi kemiskinan dan kelaparan di Indonesia. Bahkan, menurut Presiden, anggaran pertahanan maupun kepolisian dapat dikurangi apabila diperlukan demi mendukung tujuan tersebut.

"Kita akan hemat anggaran kita, kita akan bikin efisien. Bila perlu anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi untuk menghilangkan kemiskinan," kata Presiden saat Panen Raya Bersama TNI di Lanud Abdul Rachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat, 17 Juli 2026.(*)

Hide Ads Show Ads