KDM Kembali Bagi-bagi Hadiah, Kali Ini Untuk Warga Jabar yang Berani Tunjukan Keberadan Warung Penjual Tramadol atau Edarkan Obat Keras
Karawang : Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang dikenal dengan gaya kepemimpinannya yang turun langsung ke lapangan kembali menunjukkan sikap tegasnya terhadap ancaman yang merusak generasi muda.(2/8/26).
Dalam video yang diunggah di akun Instagramnya pada Sabtu, 1 Agustus 2026, ia menyoroti maraknya peredaran obat-obatan keras seperti Tramadol dan minuman keras ilegal yang dijual bebas di warung-warung.
Dedi menegaskan partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk memberantas praktik ilegal tersebut.
Tantangan Terbuka untuk "Spill" Warung Tramadol
Dedi Mulyadi tidak hanya memberikan imbauan kosong, tetapi ia menantang keberanian warga untuk memanfaatkan kekuatan media sosial dalam melakukan kontrol sosial.
Ia secara terbuka mengajak masyarakat untuk mendokumentasikan dan membagikan informasi mengenai titik-titik penjualan obat terlarang yang selama ini beroperasi secara tersembunyi namun merusak mental anak bangsa.
"Pagi warga Jabar. Siapa yang yang bisa memposting, menceritakan warung-warung tramadol di media sosial, saya akan kasih hadiah juga. Ayo kita ramaikan media sosial kita dengan menayangkan orang-orang yang berdagang di Jawa Barat, merusak moral anak-anak Jawa Barat," tegas Dedi Mulyadi.
Komitmen ini menunjukkan bahwa ia ingin menjadikan media sosial sebagai alat perlawanan terhadap bandar dan pedagang yang menargetkan kalangan remaja.
Bukti Komitmen Melalui Apresiasi Terhadap Warga Berani
Keseriusan Dedi dalam memberikan hadiah bagi warga yang menjaga keamanan bukan sekadar isapan jempol.
Hal ini terbukti saat ia menemui seorang pria, yang juga seorang pesilat, yang baru saja berhasil melumpuhkan seorang pelaku pembobolan warung.
Meskipun pria tersebut harus mengalami luka di bagian wajah akibat senjata tajam, keberaniannya mendapatkan pujian tinggi.
Setelah sebelumnya menggelar sayembara bagi warga yang membantu menangkap pelaku begal, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali mengajak masyarakat berpartisipasi dalam memberantas tindak pelanggaran hukum.
Kali ini, Dedi mengajak warga untuk mengungkap praktik penjualan obat keras jenis tramadol serta peredaran minuman keras ilegal yang masih marak di berbagai daerah di Jawa Barat. Masyarakat diminta mengunggah atau melaporkan informasi terkait penjual maupun lokasi peredarannya melalui media sosial.
Menurut Dedi, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan obat keras dan minuman keras ilegal yang dinilai dapat merusak masa depan anak-anak dan remaja.
Sebagai bentuk apresiasi, Dedi menyiapkan hadiah bagi warga yang memberikan informasi yang dapat ditindaklanjuti. Ia berharap keterlibatan masyarakat dapat membantu aparat dalam mempersempit ruang gerak para pelaku peredaran obat keras dan minuman keras ilegal di Jawa Barat.
Sebelumnya, Dedi Mulyadi juga sempat menggelar sayembara bagi warga yang berhasil membantu melumpuhkan pelaku begal maupun kejahatan jalanan lainnya dan menyerahkannya kepada pihak kepolisian dalam keadaan hidup. Program tersebut sempat menjadi perhatian publik karena menawarkan hadiah hingga puluhan juta rupiah.(*)
