Headline
Mode Gelap
Artikel teks besar

Pemerintah Kembangkan Rumah Sakit Syariah, Targetkan Indonesia Jadi Pusat Wisata Kesehatan Halal

Jakarta : Wamenkes, Dante Saksono Harbuwono mendorong penguatan rumah sakit syariah di Indonesia. Konsep ini mengintegrasikan pelayanan medis dengan pendekatan humanis dan nilai keagamaan sebagai bagian transformasi sistem kesehatan.
Pemerintah Kembangkan Rumah Sakit Syariah, Targetkan Indonesia Jadi Pusat Wisata Kesehatan Halal
Pemerintah Kembangkan Rumah Sakit Syariah, Targetkan Indonesia Jadi Pusat Wisata Kesehatan Halal

Hingga 2026, tercatat 24 rumah sakit sudah mengantongi sertifikasi syariah. Penyebarannya ada di Jawa, Sumatera, hingga Kalimantan. Sertifikasi ini tidak terbatas untuk RS Islam, tetapi terbuka bagi RS pemerintah maupun swasta.

Standarnya mencakup kebersihan, kehalalan produk kesehatan, sistem keuangan syariah, hingga pelayanan yang memberi ketenangan bagi pasien. Selain itu, sekitar 44 ribu produk farmasi juga sudah bersertifikat halal.

Pemerintah menggandeng BPJPH, KNKS, dan industri farmasi untuk memastikan prinsip halalan thayyiban diterapkan menyeluruh. Konferensi bertema “From Certification to Collaboration” digelar untuk memperkuat sinergi lintas sektor.

Targetnya, Indonesia bisa menjadi pusat wisata kesehatan halal dunia. “Sertifikasi adalah fondasi, kolaborasi adalah motor penggeraknya,” terang Wamenkes, dikutip dari Idisnews, Minggu (9/8/26).(*) 
Posting Komentar
Tutup Iklan