Revitalisasi Cikampek Dimulai, Pemkab Karawang Bangun Pedestrian dan Ruang Terbuka Hijau
Karawang; Pemerintah Kabupaten Karawang terus mempercepat penataan kawasan Cikampek, Jawa Barat. Setelah menertibkan ratusan bangunan liar di bawah Jembatan Layang Cikampek, pemerintah kini memulai tahapan pembangunan jalur pedestrian dan taman kota sebagai bagian dari program revitalisasi kawasan.(3/8/26).
Sebagai langkah awal, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang melakukan pemangkasan pohon di sepanjang area bawah jembatan layang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan pembangunan fisik agar proses pengerjaan berjalan lancar tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan.
Subkoordinator Pengendalian Tanaman DLHK Kabupaten Karawang, Muhamad Arif, mengatakan pemangkasan pohon merupakan tahapan awal dalam mendukung penataan kawasan yang telah direncanakan pemerintah daerah.
“Pemangkasan pohon ini merupakan tahapan awal agar pembangunan jalur pedestrian dan taman kota dapat segera dilaksanakan. Kami memastikan vegetasi yang berpotensi menghambat pekerjaan ditata dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan,” ujar Muhamad Arif.
Menurutnya, penataan kawasan di bawah Jembatan Layang Cikampek tidak hanya bertujuan memperindah wajah kota, tetapi juga mengembalikan fungsi ruang publik yang selama ini dipenuhi bangunan liar.
“Kami ingin kawasan ini menjadi ruang publik yang tertata, nyaman, dan aman bagi masyarakat. Penataan ini juga diharapkan mampu mengurangi kesemrawutan serta meningkatkan kualitas lingkungan di kawasan Cikampek,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Karawang menargetkan proyek revitalisasi tersebut dilaksanakan secara bertahap hingga 2027 sesuai dengan alokasi anggaran yang telah disiapkan. Selain jalur pedestrian, kawasan ini juga akan dilengkapi taman kota dan ruang terbuka hijau yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang beraktivitas dan berinteraksi.
Program penataan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tertib, dan representatif.
Melalui revitalisasi tersebut, kawasan bawah Jembatan Layang Cikampek yang sebelumnya terkesan kumuh diharapkan berubah menjadi ruang publik yang lebih hijau, tertata, dan ramah bagi pejalan kaki. Penataan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas di kawasan Cikampek(*)
