Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

TNI AL Kerahkan KRI dan Pesawat Udara Evakuasi Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2

Jakarta; TNI Angkatan Laut mengerahkan kapal perang dan pesawat udara untuk melakukan evakuasi serta penyelamatan terhadap insiden kebakaran yang menimpa KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura, Minggu, 2 Agustus 2026.
TNI AL Kerahkan KRI dan Pesawat Udara Evakuasi Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2

Unsur yang diterjunkan ke lokasi kejadian meliputi KRI Bung Hatta-370, KRI Nala-363, serta Pesawat Udara Casa U-6206 demi memastikan keselamatan para penumpang dan awak kapal.

Dalam proses evakuasi yang berlangsung, sebanyak 230 korban berhasil diselamatkan dan 5 korban dinyatakan meninggal dunia. Para korban awal dievakuasi oleh sejumlah kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian sebelum ditangani lebih lanjut oleh tim unsur TNI AL.

Sementara itu, KRI Nala-363 melaksanakan evakuasi lanjutan terhadap korban dari KM Meratus Project 3, MV Icon Daniel, dan MT Trans Arafura. Total korban yang dievakuasi KRI Nala-363 berjumlah 32 orang, terdiri dari 30 korban selamat dan 2 korban meninggal dunia. Dari jumlah korban selamat tersebut, 18 orang dalam kondisi sehat, sedangkan 12 orang mengalami keluhan medis.

Pada pukul 01.40 WIB, KRI Nala-363 bertolak dari lokasi kejadian menuju Dermaga Koarmada II Surabaya dengan membawa seluruh korban untuk mendapatkan penanganan medis dan pendataan lebih lanjut di Posko Crisis Center.

Di sisi lain, KRI Bung Hatta-370 tetap disiagakan di lokasi kejadian untuk melaksanakan pengawasan dan pengamanan area perairan. Hingga saat ini, seluruh unsur TNI AL masih terus beroperasi melaksanakan proses evakuasi dan pertolongan di lokasi insiden.
TNI AL Kerahkan KRI dan Pesawat Udara Evakuasi Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2
TNI AL Kerahkan KRI dan Pesawat Udara Evakuasi Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2

Pengerahan unsur-unsur tersebut merupakan wujud kesiapsiagaan TNI AL dalam merespons kondisi darurat di laut serta memberikan bantuan kemanusiaan melalui operasi Search and Rescue (SAR) demi keselamatan para penumpang dan awak KM Mutiara Sentosa 2.


Dinas Penerangan Angkatan Laut menegaskan bahwa langkah cepat ini merupakan wujud nyata pelaksanaan tugas militer di luar pertempuran.

"Pengerahan unsur-unsur tersebut merupakan wujud kesiapsiagaan TNI AL dalam merespons kondisi darurat di laut serta memberikan bantuan kemanusiaan melalui operasi Search and Rescue (SAR) demi keselamatan para penumpang dan awak KM Mutiara Sentosa 2. Dan menjadi bukti nyata implementasi Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang diperintahkan Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali," bunyi keterangan tertulis Dinas Penerangan Angkatan Laut pada Senin 3 Agustus 2026.(*)

Hide Ads Show Ads