Viral, Bendera Merah Putih Dibakar di Andir Bandung, Polisi Lakukan Penyelidikan
Selasa, Agustus 04, 2026
Bandung : Peristiwa pembakaran bendera merah putih yang viral di media sosial terjadi di kawasan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung, pada Minggu 2 Agustus 2026 sekitar pukul 04.38 WIB. Hingga kini, pihak kepolisian dari Polsek Andir masih memburu pelaku dan menelusuri sejumlah petunjuk untuk mengungkap motif di balik aksi tersebut.
![]() |
| Rekaman CCTV seorang pria membakar bendera merah putih di halaman rumah warga di Kawasan Andir, Kota Bandung. (Foto: Instagram Infomelongcijerah) |
Kapolsek Andir, Kompol Triyono, mengatakan penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi serta alat bukti. Salah satu fokus penyelidikan saat ini adalah mencari seorang saksi yang diduga sempat berpapasan dengan pelaku ketika peristiwa berlangsung.
"Penyelidikan masih berjalan. Kami masih mencari satu orang saksi yang kebetulan berpapasan dengan pelaku pada saat kejadian. Saat ini saksi tersebut masih kami telusuri," ujar Triyono saat dikonfirmasi, Selasa 4 Agustus 2026.
Selain memeriksa keterangan saksi, polisi juga mendalami rekaman kamera pengawas (CCTV) di sejumlah lokasi. Langkah tersebut dilakukan karena terdapat dugaan pelaku sempat melakukan aksi lain di luar wilayah hukum Polsek Andir sebelum maupun setelah insiden pembakaran bendera.
Triyono menyebut dugaan sementara mengarah pada kemungkinan pelaku melakukan aksinya secara acak. Namun, menurutnya, hal tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut sehingga belum dapat disimpulkan sebagai motif pasti.
"Diduga dilakukan secara acak, tetapi itu masih dalam tahap penyelidikan. Nanti akan kami sampaikan setelah proses penyelidikan selesai," katanya.
Sebelumnya, video dugaan pembakaran bendera Merah Putih sempat viral di media sosial. Rekaman kamera pengawas memperlihatkan seseorang mengenakan hoodie hitam dan membawa tas punggung diduga membakar bendera yang terpasang di depan salah satu rumah warga. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memadamkan api sehingga tidak sempat membesar.
Kasus ini juga mendapat perhatian dari pohak TNI. Komandan Kodim (Dandim) 0618/Kota Bandung, Kolonel Infanteri Robil Syaifullah, menginstruksikan seluruh jajaran Koramil untuk meningkatkan langkah-langkah pencegahan bersama masyarakat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
"Seluruh jajaran agar bekerja sama dengan warga di wilayahnya masing-masing untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kejadian serupa. Dari informasi yang kami peroleh, pelaku diduga melakukan aksinya di beberapa tempat. Kami juga membantu kepolisian dalam penanganan kasus ini dan berupaya agar pelaku segera ditangkap," ujar Robil.(*)
