2.000 Warga Kehilangan Rumah, Polisi Ungkap Fakta Terbaru Kebakaran Hebat di Jayapura
Jayapura: Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di kawasan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Jayapura, Papua, Senin (31/08/2026). Kobaran api menghanguskan ratusan rumah dan membuat sekitar 2.000 warga kehilangan tempat tinggal.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.40 WIT. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WIT setelah petugas berjibaku mengerahkan sejumlah armada pemadam dan kendaraan pendukung lainnya.
Kapolres Jayapura Kota Komisaris Besar Polisi Fredrickus Maclarimboen mengatakan polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. Petugas saat ini mengumpulkan keterangan dan data di lokasi setelah api dipastikan benar-benar padam.
“Hingga kini belum dapat dipastikan penyebab kebakaran karena saat ini anggota masih mengumpulkan data setelah api dinyatakan benar-benar padam,” kata Fredrickus, Selasa (01/09/2026).
Upaya pemadaman melibatkan sejumlah armada, mulai dari mobil pemadam kebakaran, water cannon, hingga mobil tangki penyuplai air.
Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena lokasi kebakaran berada di kawasan padat penduduk di pinggir pantai. Akses jalan yang terbatas membuat kendaraan pemadam kesulitan menjangkau titik-titik kebakaran. Kondisi tersebut diperparah dengan material bangunan di sekitar lokasi yang mudah terbakar.
Kebakaran melanda sedikitnya dua rukun tetangga (RT) dan berdampak langsung terhadap sekitar 2.000 jiwa. Warga yang kehilangan tempat tinggal terpaksa mengungsi ke sejumlah lokasi.
Sebagian warga memilih menumpang sementara di rumah keluarga maupun kerabat. Sementara korban lainnya ditempatkan di tenda-tenda pengungsian yang didirikan di sekitar kawasan Mandala.
“TNI, Polri dan Pemkot Jayapura sudah mendirikan tenda untuk para korban di sekitar Mandala,” ujar Fredrickus.
Hingga Selasa (01/09/2026), penanganan terhadap warga terdampak masih dilakukan. Polisi juga terus mengumpulkan informasi untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan permukiman tersebut.(*)
