Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Ceceran Dugaan Minyak Mentah di Pesisir Karawang Disorot DPRD, Uji Lab Jadi Kunci

Karawang : DPRD Kabupaten Karawang meminta dugaan pencemaran minyak mentah di pesisir pantai Karawang, tidak berhenti pada kegiatan pembersihan.(1/9/26).

Anggota DPRD Karawang, Taman, S.E., 

Anggota DPRD Karawang, Taman, S.E., mendorong pemerintah segera memastikan jenis material yang ditemukan di kawasan pesisir tersebut melalui pemeriksaan laboratorium.

Langkah itu dinilai penting untuk memperoleh kepastian mengenai material yang mencemari wilayah pesisir sekaligus menjadi dasar dalam menentukan sumber dan pola penanganannya.

“Dugaan ceceran minyak mentah yang mencemari pesisir Pantai Karawang harus segera dilakukan uji laboratorium. Kita harus memastikan apakah material tersebut minyak mentah atau bukan,” tegas Taman.

Menurutnya, kepastian hasil pemeriksaan menjadi bagian penting dalam proses penelusuran. Apabila material tersebut terbukti merupakan minyak mentah, pemerintah harus bergerak lebih jauh dengan mencari tahu dari mana sumber pencemaran berasal.

“Pemerintah Kabupaten Karawang harus sesegera mungkin mengusut tuntas sumber pencemarannya,” ujarnya.

Taman menilai persoalan ini tidak bisa dianggap sebagai persoalan biasa. Sebab, kawasan pesisir Cemarajaya merupakan wilayah yang berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat, terutama nelayan dan petani tambak.

Jika pencemaran tidak segera ditangani, dampaknya ǰdikhawatirkan meluas terhadap lingkungan pesisir, biota laut hingga aktivitas ekonomi masyarakat. 

“Untuk itu nanti mungkin ketua DPRD akan mengundang DLHK Karawang dan PHE ONWJ, untuk meminta penjelasan serta mengetahui langkah-langkah penanganan yang sudah maupun akan dilakukan,” katanya.

Ia menegaskan, pemerintah harus memastikan penanganan dilakukan secara terbuka dan berdasarkan hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Jangan sampai persoalan ini dibiarkan berlarut-larut. Pastikan dulu materialnya melalui uji laboratorium, setelah itu sumbernya ditelusuri dan penanganannya harus dilakukan secara cepat,” pungkasnya.(*)

Hide Ads Show Ads