Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Disdikbud Karawang Tahun Depan Bakal Bangun SMPN di Kecamatan, Berikut Datanya

Karawang: Persoalan daya tampung sekolah menengah pertama (SMP) negeri di sejumlah wilayah Kabupaten Karawang masih menjadi perhatian. Jumlah lulusan SD yang terus bertambah belum sepenuhnya sebanding dengan ketersediaan SMP negeri.(4/9/26).
Foto : Kantor Disdikbud Karawang

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikbud) Kabupaten Karawang menargetkan pembangunan tiga Unit Sekolah Baru (USB) jenjang SMP mulai 2027.

Tiga wilayah yang menjadi sasaran pembangunan yakni Kecamatan Cikampek, Telukjambe Timur, dan Purwasari.

Kepala Disdikbud Karawang, Wawan Setiawan, mengatakan pembangunan sekolah baru diperlukan karena daya tampung SMP negeri di tiga wilayah tersebut masih terbatas dibandingkan jumlah lulusan SD.

“Di tiga wilayah ini tidak seimbang lulusan SD dengan SMP. Kayak di Purwasari kan SMP (negeri)-nya cuma satu, sementara masyarakatnya banyak,” ujar Wawan, Rabu (2/9).

Namun, rencana tersebut masih bergantung pada kesiapan lahan. Disdikbud mensyaratkan lahan untuk pembangunan SMP minimal seluas 5.000 meter persegi dengan status fasos/fasum atau hibah.

Dari tiga lokasi yang direncanakan, baru Kecamatan Cikampek yang telah memastikan dan menyerahkan lahannya. Sementara lahan di Telukjambe Timur dan Purwasari masih dalam proses.

Wawan meminta camat dan kepala desa di wilayah sasaran segera menuntaskan persoalan lahan pada tahun ini. Kepastian lahan dinilai penting agar proses lelang pembangunan dapat dilakukan sesuai target pada 2027.

Untuk pembangunan satu sekolah baru, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp3,8 miliar. Sementara pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dialokasikan sekitar Rp300 juta, sedangkan rehabilitasi sekolah sekitar Rp150 juta.

Jika persoalan lahan dapat diselesaikan sesuai target, tiga SMP negeri baru tersebut diharapkan dapat menambah daya tampung sekaligus mengurangi ketimpangan akses pendidikan bagi lulusan SD di wilayah yang selama ini masih kekurangan sekolah negeri.(*)

Hide Ads Show Ads