Enam Wakil Dayung Indonesia Siap Berjuang di Final Asian Games 2026
Jakarta : Tim dayung Indonesia menghadapi hari penentuan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan menempatkan wakil pada enam Final A utama. Pertandingan berlangsung di Nagaragawa International Regatta Course, Gifu, Jepang, Kamis, 24 September 2026.
![]() |
| Atlet Dayung Rowing Popnas XV/2019 di Situ Cipule, Karawang, Jawa Barat, Selasa, 19 November 2019. (Foto: Dokumen/Kemenpora) |
Enam nomor mencakup double putra, pair putra, single putri, lightweight double putra, quadruple putra, serta four putra Indonesia. Sementara itu, women's four dan women's pair akan bertanding melalui Final B pada agenda perlombaan hari yang sama.
Perhatian tertuju kepada Ali Mardiansyah dan Rafiq Wijdan Yasir yang turun pada lightweight men's double sculls hari ini. Keduanya dijadwalkan berlomba pukul 13.30 WIB dengan membawa pengalaman kuat dari kompetisi internasional bersama skuad rowing Indonesia kini.
Ali dan Rafiq memiliki catatan internasional penting dalam skuad rowing Indonesia menjelang persaingan Asian Games Aichi-Nagoya tahun ini. Keduanya meraih medali perak Kejuaraan Dunia Dayung 2025 di Shanghai setelah mencatat waktu enam menit 47,40 detik.
Capaian tersebut menjadi medali pertama Indonesia dari Kejuaraan Dunia Dayung sekaligus catatan bagi perjalanan keduanya di level dunia. Hasil itu menjadi modal berharga saat Ali dan Rafiq menghadapi persaingan ketat antarpasangan terbaik Asia pada hari ini.
Pada kejuaraan dunia tersebut, pasangan Indonesia berada di belakang wakil China Li Yawei dan Sun Man dalam perlombaan. Pasangan China itu mencatat waktu enam menit 44,90 detik sehingga persaingan nomor lightweight men's double sculls ketat.
Peluang medali berikutnya datang dari Memo dan Febrian yang tampil pada final men's double sculls pukul 07.00 WIB. Keduanya memastikan tiket Final A setelah menempati peringkat ketiga heat pertama dengan waktu enam menit 15,26 detik.
Hasil tersebut diraih pada babak penyisihan yang berlangsung Rabu dan menjadi modal menuju persaingan perebutan medali hari ini. Bagi Memo, final menjadi kesempatan kembali ke podium setelah meraih perunggu men's double sculls pada Asian Games Hangzhou.
Setelah Memo dan Febrian, Ferdiansyah dan Asuhan Pattiiha dijadwalkan tampil pada final men's pair pukul 08.20 WIB pagi. Keduanya memiliki pengalaman panjang di level Asia dan pernah menjadi bagian skuad rowing Indonesia pada Asian Games Hangzhou.
Ferdiansyah dan Asuhan sebelumnya memperkuat men's eight Indonesia yang meraih medali perunggu bersama Sulpianto dan Ardi Isadi bersama. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi keduanya menghadapi persaingan final pada Asian Games Aichi-Nagoya tahun ini bersama Indonesia.
Pada sektor putri, Mutiara Rahma Putri menjadi satu-satunya wakil Indonesia di Final A women's single sculls tahun ini. Peraih perunggu Asian Games Hangzhou itu akan berlomba pukul 12.10 WIB dengan pengalaman dari nomor sebelumnya bersama Chelsea Corputty.
Tantangan Mutiara kali ini berbeda karena ia harus berlomba sendiri pada nomor single sculls dalam persaingan Asian Games. Pada Hangzhou, Mutiara meraih perunggu bersama Chelsea Corputty melalui nomor lightweight women's double sculls untuk Indonesia saat itu.
Pada Kejuaraan Asia 2025, keduanya merebut perak lightweight double sculls dan memperkuat kuartet peraih perak women's quadruple sculls. Catatan menambah pengalaman Mutiara sebelum menjalani tantangan baru sebagai pendayung tunggal pada Final A hari ini bersama Indonesia.
Dua kesempatan terakhir Indonesia hadir berurutan menjelang sore melalui men's quadruple sculls dan men's four pada Final A. Men's quadruple sculls dijadwalkan bertanding pukul 14.30 WIB, kemudian men's four menutup program Indonesia pukul 14.50 WIB sore.(*)
