Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Canggih! Pilkades Karawang 22 November di 67 Desa, Cakades dan Kader Ramai Gunakan AI untuk Kampanye

Karawang -  Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Karawang yang akan digelar 22 November 2026 di 67 Desa pada 25 Kecamatan, menunjukkan wajah baru yang lebih modern dan canggih.(23/10/26).

Pilkades Digital Karawang 2026: Era Baru Kampanye Cakades Pakai AI, Poster Hingga Platform Dibuat dengan Teknologi
Pilkades Digital Karawang 2026: Era Baru Kampanye Cakades Pakai AI, Poster Hingga Platform Dibuat dengan Teknologi (foto ilustrasi)

Jika dulu kampanye Cakades identik dengan spanduk sablon dan blusukan door to door, kini ada calon kepala desa, tim kader, hingga simpatisan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sebagai sarana pembuatan platform digital kampanye.

Pantauan di lapangan, poster calon, video ajakan memilih, jingle kampanye, hingga naskah visi misi kini banyak dibuat menggunakan jasa AI. Teknologi ini dinilai sebagai teknologi tepat guna di era globalisasi dan modernisasi digital.

Kekinian, warga Karawang pun marak menggunakan AI untuk membuat gambar Cakades dengan berbagai gaya, mulai dari gaya formal, gaya blusukan ke sawah, hingga versi animasi, termasuk tulisan-tulisan dukungan yang dikemas secara estetik sebagai alat penunjang gerakan kampanye di media sosial seperti WhatsApp, Facebook, dan TikTok.

3 Narasumber Warga Karawang

Ujang Suryana (42), Warga Kecamatan Klari - Selaku Pemilih

"Kalau dulu lihat poster Cakades biasa saja, sekarang keren-keren. Foto Cakades kami dibikin pakai AI jadi kelihatan gagah pakai seragam dinas, ada juga yang lagi di sawah bantu petani. Di grup WA desa tiap hari ada saja gambar baru. Jadi lebih menarik, apalagi buat anak muda jadi melek siapa calonnya. Tapi kami tetap lihat programnya, bukan cuma gambarnya bagus."

Siti Rohayati (29), Kader Tim Pemenangan Cakades di Karawang  Selaku Kader

"Kami di tim memang sengaja pakai AI. Lebih cepat dan murah. Untuk bikin platform digital, poster, dan caption ajakan, kami cukup ketik prompt. Misalnya 'buatkan poster Cakades nomor 2 peduli UMKM dan infrastruktur jalan desa'. Dalam hitungan menit jadi. Kalau pakai desainer manual bisa seharian dan biaya mahal. Ini sangat membantu kami kader di lapangan, kerja jadi efektif."

Dede Maulana (35), Simpatisan Cakades di Kecamatan Rengasdengklok, Selaku Simpatisan

"Saya bukan tim resmi, tapi simpatisan. Saya dukung jagoan saya dengan bikin gambar-gambar pakai AI. Saya buat tulisan 'Lanjutkan Perubahan' terus fotonya Cakades saya saya edit jadi pakai peci dan background bendera desa. Saya sebar di status. Teman-teman banyak yang minta dibikinin juga. Ini bentuk partisipasi kami warga, jadi kampanye jadi lebih hidup dan kekinian. Pilkades sekarang bukan hanya soal adu program, tapi juga adu kreatif di dunia digital."

Fenomena Pilkades digital ini menjadi bukti bahwa transformasi digital telah masuk hingga ke tingkat desa. Pemanfaatan AI dinilai positif selama digunakan secara etis, tidak menyebarkan hoaks, tidak melakukan black campaign, dan tidak memanipulasi identitas calon secara berlebihan.

Pemkab Karawang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) diharapkan dapat memberikan edukasi agar penggunaan teknologi AI dalam Pilkades tetap berada dalam koridor yang santun, beretika, dan tidak melanggar aturan kampanye.

Dengan 67 desa yang akan menggelar pesta demokrasi pada 22 November mendatang, Pilkades Karawang 2026 diprediksi akan menjadi Pilkades paling digital, kreatif, dan partisipatif sepanjang sejarah.(Red)

Hide Ads Show Ads