Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Heboh Wacana Alat Bantu Seksual di Lapas Perempuan Bandung, Kalapas: Sampai Sekarang Belum Diterapkan

Bandung:  Pembahasan soal fasilitas di Lapas kembali jadi sorotan publik ! Setelah muncul wacana penyediaan alat bantu seksual buat warga binaan di Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung (05/10/26).

Heboh Wacana Alat Bantu Seksual di Lapas Perempuan Bandung, Kalapas: Sampai Sekarang Belum Diterapkan

Isu ini mencuat abis kunjungan Komisi XIII DPR RIyang bahas peningkatan fasilitas pemasyarakatan.

Tapi, ada hal penting yang harus dilurusin !

FAKTANYA: FASILITAS ITU BELUM DITERAPKAN SAMA SEKALI !

Kalapas Perempuan Kelas IIA Bandung, Rika Aprianti, negesin kalau pihaknya masih nunggu aturan resmi dari pemerintah pusat !

 "Sekarang sih belum diterapkan. Kalau kami pasti mengikuti apabila aturan itu ada," ujar Rika, Sabtu (3/10/2026).

Menurut Rika , kalau kebijakan itu beneran diterapkan nanti, pasti bakal ada dasar hukum, riset, dan analisis kebutuhan* yang matang! Gak asal-asalan!

Bukan Cuma Itu l, Ada Wacana Bilik Keluarga Juga!

Ternyata wacana alat bantu seksual ini muncul barengan sama wacana Cuti Dikunjungi Keluarga (CDK) dan penyediaan bilik keluarga buat warga binaan yang udah nikah sah!

Tujuannya buat jaga hubungan keluarga biar gak putus* selama menjalani masa pidana Bos! Jadi pendekatan yang lebih manusiawi katanya.

Tapi  program ini juga gak bisa diakses sembarang orang
 Syaratnya harus ada bukti pernikahan sah secara hukum.

Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, nyebut konsep bilik keluarga ini sebagai bagian dari pemasyarakatan yang lebih manusiawi, khususnya buat yang udah berkeluarga Bos!

Di sisi lain , Lapas Perempuan Bandung sekarang fokus ke pembinaan lain .Ada 12 pos kerja buat warga binaan, mulai dari bakery sampai fashion ! Biar punya skill pas balik ke masyarakat.

Rika juga bilang, pemasyarakatan itu gak cuma soal hukuman  tapi juga soal hubungan keluarga, kesehatan reproduksi, dan keterampilan.

Nah menurut Akang Teteh gimana? Apakah fasilitas kayak gini memang diperlukan di dalam Lapas atau justru bakal jadi polemik baru? Tulis di kolom komentar! (*)

Hide Ads Show Ads