Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Hulu Citarum Mau Dihijaukan KDM, Perawat Pohon Digaji Bulanan Rp2 Juta

Bandung -  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan rencana besar penghijauan di kawasan hulu Sungai Citarum. Target awal penghijauan sedikitnya 2.000 hektare dengan harapan dapat mencapai 4.000 hektare.(22/10/26)
Foto : Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Rencana tersebut disampaikan Kang Dedi Mulyadi (KDM) dalam sambutannya di Bandung. Ia mengatakan program penghijauan akan mulai dilaksanakan pada November hingga Desember mendatang.

Menurut Dedi, upaya pemulihan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan penanaman semata, tetapi harus diiringi dengan solusi ekonomi agar masyarakat yang terlibat tetap memiliki sumber penghasilan dan kesejahteraan terjamin.(21/10/26)

Sebagai bagian dari rencana tersebut, Dedi menyebut skema pemberian penghasilan bulanan sekitar Rp2 juta hingga Rp2,5 juta bagi warga yang bersedia merawat pohon. Skema ini diharapkan dapat menghubungkan upaya pelestarian lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar hulu Citarum.

"Penghijauan ini investasi jangka panjang yang penting untuk menjaga ketersediaan air dan keseimbangan ekosistem," ujar Dedi.

Ia menilai keberadaan hutan dan pepohonan di kawasan hulu memiliki peran strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan, mencegah banjir, longsor, serta menjaga debit air Sungai Citarum yang menjadi sumber kehidupan jutaan warga Jawa Barat.

Rencana penghijauan ini menjadi salah satu upaya serius pemulihan kawasan hulu Citarum yang selama ini mengalami kerusakan akibat alih fungsi lahan. Namun, pelaksanaannya masih memerlukan tindak lanjut matang.

Beberapa hal yang perlu diperjelas meliputi pengaturan teknis program, mekanisme pelibatan warga secara transparan, sumber anggaran, serta realisasi target luasan penghijauan yang telah disampaikan agar tidak hanya menjadi wacana.

Publik pun menunggu realisasi komitmen KDM tersebut, mengingat hulu Citarum merupakan kawasan vital yang pemulihannya membutuhkan konsistensi dan kolaborasi lintas sektor. (Ed)

Hide Ads Show Ads