Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Kabar Gaji Manajer KDKMP Jadi Sorotan, Destry Anna Sari Tegaskan Tetap Dibayar Oktober-Desember 2026 Meski Gerai Belum Buka

JAKARTA, — Kabar mengenai gaji manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi perhatian publik. Pasalnya, para manajer yang sudah menandatangani kontrak kerja tetap akan menerima gaji meskipun koperasi yang menjadi tempat mereka bertugas belum beroperasi sepenuhnya.
Kabar Gaji Manajer KDKMP Jadi Sorotan, Destry Anna Sari Tegaskan Tetap Dibayar Oktober-Desember 2026 Meski Gerai Belum Buka
Kabar Gaji Manajer KDKMP Jadi Sorotan, Destry Anna Sari Tegaskan Tetap Dibayar Oktober-Desember 2026 Meski Gerai Belum Buka

Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi, Destry Anna Sari, menegaskan bahwa manajer yang telah menandatangani Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) sudah berhak mendapatkan gaji.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di kantor Kementerian Koperasi, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2026).

Gaji Rp 6,8 Juta Hingga Rp 9,3 Juta Sesuai UMK

Besaran gaji manajer Kopdes Merah Putih berada pada kisaran Rp 6,8 juta hingga Rp 9,3 juta per bulan. Nilainya disesuaikan dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) masing-masing wilayah serta tunjangan umum.

Artinya, manajer di daerah dengan UMK tinggi seperti Karawang, Bekasi, dan Jakarta akan menerima di kisaran atas, sementara daerah dengan UMK lebih rendah menerima di kisaran bawah.

Kementerian Koperasi menyebut kebijakan ini sesuai aturan ketenagakerjaan. Begitu PKWT ditandatangani, hubungan kerja resmi dimulai dan hak gaji melekat.

Tetap Ada Tugas Meski Gerai Belum Buka

Meski gerai belum melayani transaksi secara penuh, para manajer tetap memiliki tugas. Mereka diminta mempersiapkan kebutuhan operasional, memetakan permintaan pasar ritel, hingga mengidentifikasi potensi produk lokal yang dapat dipasarkan melalui koperasi.

Tugas tersebut dianggap penting sebagai fondasi sebelum koperasi beroperasi penuh. Tanpa pemetaan pasar dan produk, koperasi berisiko salah sasaran saat launching.

Kementerian Koperasi menyebut sekitar 17.000 unit Kopdes Merah Putih telah melalui proses verifikasi dan validasi untuk persiapan operasional. Jumlah ini merupakan batch pertama dari target 80.000 Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia.

Sementara itu, anggaran gaji untuk Oktober hingga Desember 2026 telah diajukan melalui mekanisme anggaran pemerintah tahun berjalan. Pemerintah juga tengah memproses usulan pembayaran gaji pada akhir bulan, setelah tanggal 25.

Kebijakan ini menempatkan persiapan operasional sebagai bagian dari pekerjaan manajer, meskipun seluruh fasilitas koperasi belum tersedia. Dengan kata lain, masa persiapan tetap dihitung sebagai masa kerja.

Publik kini mempertanyakan efektivitas kebijakan tersebut, apakah persiapan manajer di lapangan benar-benar terukur atau hanya formalitas sambil menunggu gerai siap.(*)

Hide Ads Show Ads