Kemacetan di Simpang Jomin Kotabaru Karawang Dikeluhkan Pengguna Jalan, Bottleneck Jadi Penyebab
Karawang : Kemacetan di kawasan Simpang Jomin, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, kembali dikeluhkan pengguna jalan, Kamis (22/10/2026). Persoalan lalu lintas yang disebut telah berlangsung bertahun-tahun ini masih menjadi tantangan bagi masyarakat, khususnya para pekerja yang melintasi jalur tersebut setiap hari.
Seorang pengguna jalan melaporkan kondisi kemacetan di Simpang Jomin pada pagi hari. Ia mengaku sengaja berangkat lebih awal agar bisa tiba di tempat kerja tepat waktu, tetapi tetap terjebak kepadatan kendaraan.
“Ini di Simpang mau gini aja. Sengaja berangkat kerja lebih pagi biar nggak kena macet, tapi masih kena macet juga,” ungkapnya.
Menurutnya, salah satu penyebab kemacetan adalah penyempitan arus atau bottleneck yang membuat kendaraan sulit bergerak lancar. Ia juga menilai pengaturan lalu lintas perlu dilakukan di beberapa titik, bukan hanya terpusat di depan pos petugas.
“Ini tuh karena bottleneck. Harusnya polisi yang jaga juga di beberapa titik, jangan di depan pos doang. Ditambah anak-anak akamsi pada muterin truk depan Koramil Simpang, padahal ada petugas Dishub juga,” tambahnya.
Selain persoalan penyempitan arus, keberadaan kendaraan berukuran besar yang melintas di kawasan tersebut turut menjadi perhatian pengguna jalan. Kondisi ini dinilai membutuhkan pengaturan lalu lintas yang lebih efektif agar kepadatan kendaraan tidak terus berulang.
Kemacetan di Simpang Jomin sendiri tidak hanya terjadi pada pagi hari. Kepadatan juga kerap dikeluhkan pada sore hari, terutama saat jam pulang kerja ketika volume kendaraan meningkat.
Situasi tersebut membuat para pengguna jalan harus menyediakan waktu perjalanan lebih panjang. Warga pun berharap adanya evaluasi menyeluruh, mulai dari pengaturan lalu lintas di sejumlah titik, penertiban pergerakan kendaraan, hingga penanganan titik penyempitan arus.
Hingga laporan ini disusun, belum ada keterangan mengenai langkah terbaru yang akan dilakukan pihak terkait untuk mengatasi keluhan tersebut. (*)


