Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Pasca Kebakaran, Layanan BPN Karawang Pindah ke Islamic Center, Cetak Sertifikat Langsung Jad

Karawang :  Pasca kebakaran yang melanda kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karawang, pelayanan pertanahan dipastikan tetap berjalan normal. Kantor layanan sementara kini dipusatkan di Gedung Islamic Center Karawang.(22/10/26)

Pasca Kebakaran, Layanan BPN Karawang Pindah ke Islamic Center, Cetak Sertifikat Langsung Jad

Hal tersebut dipastikan saat Kakanwil ATR/BPN Jawa Barat, Hasan Basri, bersama Bupati Karawang Aep Syaepuloh meninjau langsung aktivitas pelayanan di lokasi darurat, Selasa kemarin. Turut hadir jajaran Forkopimda, mulai dari Dandim, Kajari, hingga perwakilan Polres Karawang.

Pantauan di lapangan menunjukkan proses pencetakan sertifikat tanah berjalan. Salah satu sertifikat atas nama bidang Yanto Handoyo asal Karawang terlihat langsung dicetak melalui mesin pencetak di lokasi.

"Jadi tidak usah khawatir buat masyarakat Karawang, insyaallah hari ini BPN sudah melayani. Tadi disampaikan bahwa hari ini sudah ada 50 berkas yang masuk ke loket," ujar Bupati Karawang Aep Syaepuloh di sela peninjauan.(21/10/26)

Ia menambahkan, kapasitas pelayanan di Islamic Center mampu melayani hingga 100 pemohon dalam satu hari. Masyarakat yang sebelumnya khawatir prosesnya terkendala akibat kebakaran dipastikan tetap dapat dilayani.

Bahkan, sertifikat tanah dicetak langsung di tempat. "Saya tadi langsung lihat sendiri, bahkan tadi menunjukkan bahwa sertifikat langsung juga di-print di sini," katanya.

Sementara itu, bagi masyarakat yang kehilangan fotokopi berkas atau tanda terima penyerahan berkas di BPN yang terbakar, pemerintah memberikan solusi. Warga tidak perlu risau dan cukup mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Karawang.

"Nanti di sana Polres sudah menyiapkan juga semuanya. Nanti memastikan bahwa data itu memang milik si A, si B, si C. Setelah itu dibuatkan surat dari kepolisian, langsung datang ke sini, setelah itu langsung diproses," jelasnya.

Lokasi pelayanan darurat ini terbagi dalam beberapa ruangan. Mulai dari ruang pengambilan nomor antrean, ruang pelayanan umum, ruang pengukuran dan pemetaan, hingga ruang pencetakan blangko sertifikat yang siap cetak. Tenda besar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga didirikan untuk menampung antrean warga.

Kakanwil ATR/BPN Jabar, Hasan Basri, menjelaskan keberlangsungan layanan darurat ini akan berlangsung hingga kantor baru dibangun.

"Ini sedang diajukan usulan untuk pembangunan kantor yang semula. Sampai nanti kantor itu berdiri, Pak Bupati mengizinkan untuk tetap bisa menggunakan Islamic Center ini. Ya mungkin perkiraan pertengahan tahun depan mudah-mudahan sudah bisa terlaksana," ujar Hasan.

Ia mengungkapkan, pekan lalu Sekretaris Jenderal dan Inspektur Jenderal Kementerian ATR/BPN telah meninjau langsung kondisi gedung yang terbakar. Dinas PUPR juga telah melakukan penilaian kerusakan.

"Agar kami bisa segera mengajukan anggaran di tahun 2027 dari 2026 ini, mengajukan kantor dan sarana prasarana," pungkasnya.

Dengan dibukanya layanan di Islamic Center, masyarakat Karawang yang ingin melakukan balik nama, jual beli tanah, hingga pencetakan ulang sertifikat diimbau untuk datang langsung tanpa perantara.(Red)

Hide Ads Show Ads