PBNU Masa Khidmah 2026-2031 Resmi Dilantik di Ponpes Al-Hamid Cilangkap
Jakarta - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masa Khidmah 2026-2031 resmi dilantik di Pondok Pesantren Al-Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (24/10/2026).
Sebanyak 210 pengurus PBNU mengikuti prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat. Prosesi diawali dengan pembacaan shalawat dan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Syubbanul Wathan.
Memasuki prosesi inti, sebanyak 210 pengurus naik ke atas panggung untuk mengikuti baiat pelantikan yang dipimpin Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar. Prosesi baiat menjadi penanda dimulainya masa khidmah kepengurusan PBNU periode 2026-2031.
Suasana pelantikan tampak penuh di aula utama Ponpes Al-Hamid. Para kiai, pengasuh pesantren, dan tamu undangan hadir mengenakan busana putih lengkap dengan peci dan sarung khas NU. Dari layar utama tertulis agenda "Pelantikan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Masa Khidmah 2026-2031".
Pelantikan ini menjadi awal baru bagi PBNU dalam mengarungi NU di abad keduanya. Tentu banyak agenda dan pekerjaan rumah yang sudah menanti para pengurus. Banyak harapan warga Nahdliyyin yang dititipkan di pundak kepengurusan baru ini.
Namun sebagaimana disampaikan dalam doa bersama, kepengurusan baru diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi Nahdliyyin, umat dan bangsa. Semoga jajaran pengurus yang baru dilantik diberikan kekuatan untuk mengemban amanah dengan sebaik-baiknya dan membawa arah baru bagi jamiyah.(*)


