Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

TAWURAN MERAJALELA, REMAJA KARAWANG HILANG ARAH? Kunci Jawabannya Ada di Rumah, Bukan di Jalanan!

KARAWANG: Berita tawuran, geng motor, dan kenakalan remaja di Karawang sepekan terakhir bikin resah. Videonya viral di grup WhatsApp, orang tua was-was anaknya keluar malam. Pertanyaannya: siapa yang salah? Sekolah? Lingkungan? Atau kita semua?
Foto ilustrasi : HILANG ARAH? Kunci Jawabannya Ada di Rumah, Bukan di Jalanan!

Dapur Dakwah & Syiar menegaskan, maraknya tawuran bukan sekadar kenakalan biasa, tapi alarm keras bahwa benteng pertama pendidikan jebol. Dan benteng itu adalah lingkungan rumah tangga.Sebelum menyalahkan jalanan, mari kita berkaca pada rumah kita masing-masing.

Remaja yang hilang arah di jalanan, sesungguhnya adalah remaja yang kehilangan cahaya di rumahnya. Ketika Al-Quran tidak lagi menjadi bacaan Subuh di rumah, ketika nasihat ayah dan pelukan ibu diganti dengan scroll TikTok hingga larut, maka jangan heran jika anak mencari jati diri di tempat yang salah. Tawuran adalah jeritan anak yang tidak tahu diri, tidak kenal siapa dia dan dari keluarga mana dia berasal.

Al-Quran Sebagai Pedoman: Surat Luqman, Kurikulum Parenting Terbaik Sepanjang Zaman

Allah SWT telah memberikan kurikulum parenting paling lengkap 1400 tahun lalu melalui kisah Luqman Al-Hakim kepada anaknya. Ini bukan dongeng, ini pedoman baku yang dilupakan.

Dalam QS. Luqman ayat 12-19 Luqman mengajarkan 4 pilar utama yang hari ini hilang dari remaja pelaku tawuran:

1. Tauhid Dulu, Baru Gaya (QS Luqman: 13)* _"Wahai anakku, janganlah engkau mempersekutukan Allah."_ Remaja tawuran merasa hebat karena jumlah dan senjata. Itu syirik kecil, merasa kuat karena kelompok, bukan karena Allah. Jika tauhid kuat, dia tak akan takut dikucilkan geng.

2. Kenali Diri dan Jaga Nasab Keluarga (QS Luqman: 14) _"Kami perintahkan kepada manusia berbuat baik kepada kedua orang tuanya."_ Anak yang tahu diri akan malu membawa nama keluarga ke kantor polisi. Ia tahu nasabnya, ia tahu keringat ayahnya. Anak yang menjaga nasab keluarga tidak akan merusaknya dengan tawuran. Ia akan berpikir: "Apa kata ibu jika melihat saya di video tawuran itu?"

3. Taslim dan Takzim, Kunci Anti Tawuran (QS Luqman: 17-18) Luqman berpesan: _“Dirikanlah shalat, suruhlah kebaikan, cegahlah kemungkaran dan bersabarlah. Dan janganlah memalingkan mukamu dari manusia karena sombong.”_ Inilah akar Taslim (berserah diri total kepada Allah) dan Takzim (hormat kepada sesama, guru, dan orang tua). Remaja tawuran adalah remaja yang sombong, merasa paling jago di kampungnya. Jika ia punya sifat takzim, ia akan menunduk hormat, bukan menantang.

Maka, tanggung jawab bersama itu harus dimulai dari rumah. Matikan TV, hidupkan Al-Quran. Ganti omelan dengan nasihat Luqman. Bacakan Surat Luqman di Subuh, jelaskan dengan bahasa Karawang yang lembut.

Jangan biarkan anak kita mencari harga diri di jalanan dengan celurit. Ajarkan ia menemukan kemuliaan dirinya di atas sajadah, di hadapan rehal Al-Quran, seperti foto di atas. Dari rumah tangga yang bercahaya Al-Quran, lahirlah remaja yang tahu diri, menjaga nasab keluarganya, Taslim kepada Allah dan Takzim kepada manusia. InsyaAllah, Karawang akan aman tanpa tawuran.

Penulis: JK

Rujukan: QS. Luqman Ayat 12-19


Hide Ads Show Ads