Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Tragedi di Jatilaksana Pangkalan, 5 Rumah Rutilahu Ludes Terbakar Dini Hari

PANGKALAN – Di tengah keheningan malam yang pekat, mimpi indah belasan jiwa mendadak hangus terbakar menjadi abu. Tepat pada Rabu dini hari (4/11/2026) sekitar pukul 01.15 WIB, sebuah tragedi memilukan merobek ketenangan warga di Kampung Jati 2, RT 09/05, Desa Jatilaksana, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang.

12 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Kebakaran di Kampung Jati 2 Karawang
12 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Kebakaran di Kampung Jati 2 Karawang

Api yang mengamuk dengan beringas melahap lima rumah tidak layak huni (rutilahu), tempat bernaung kelima keluarga yang kini harus meratapi hilangnya satu-satunya surga kecil mereka.

Kobaran api yang membumbung tinggi menerangi langit malam Karawang, mengubah gulita menjadi lautan merah yang mencekam dan menyayat hati. Di lokasi kejadian, amukan si jago merah menelan struktur bangunan rapuh tanpa ampun, menyisakan duka mendalam bagi 12 orang yang dalam sekejap mata kehilangan tempat tinggal mereka di malam yang sama.

Tiga rumah hancur lebur dengan kerusakan berat, sementara dua lainnya perlahan rapuh dilahap jilatan api, meninggalkan trauma yang mendalam bagi lima kepala keluarga yang tak berdaya.

Namun, di tengah ratapan dan keputusasaan warga, sosok-sosok pahlawan tanpa pamrih hadir menembus panasnya bara. Para petugas pemadam kebakaran, dengan siluet tubuh mereka yang tegap melawan terang dan panasnya kobaran api, berjibaku tanpa lelah menyemprotkan air untuk menjinakkan sang monster merah.

Langkah mereka tak gentar menerobos asap pekat dan reruntuhan puing, mempertaruhkan keselamatan sendiri demi memastikan api tidak lagi memangsa apa pun di sekitarnya. Keberanian mereka malam itu menjadi pelita harapan di tengah keputusasaan yang menyelimuti warga Desa Jatilaksana.

Berkat kesigapan para pahlawan api ini, tidak ada satu pun korban jiwa yang melayang dalam tragedi tersebut. Namun, air mata dan kesedihan tak bisa disembunyikan dari mereka yang terdampak. Sebanyak tiga orang terpaksa mengungsi di tengah malam yang dingin, meninggalkan puing-puing kenangan dari rumah mereka yang kini telah rata dengan tanah.

Hingga saat ini, penyebab pasti dari kebakaran yang menghancurkan kehidupan belasan jiwa tersebut masih menjadi misteri dan terus ditelusuri. Di balik bara api yang perlahan mendingin, tersisa sebuah kisah pilu tentang mereka yang kehilangan segalanya.(*)

Hide Ads Show Ads