Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

PESISIR PANTAI CIBENDO INDAH BAHARI KARAWANG MENJANJIKAN..

Desa Ciparagejaya adalah sebuah desa yang terletak diujung utara Jawa Barat, tepatnya berada dipantai utara (Pantura) khttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjshvYcSF3Gs7A50qV3JDM5qjnP48t9CAw-fRV4sc3znqnEkdLqvQgor0nHEHPjsrq3jt05I0ew1ed6YKup06sk3dQDYWKqZmUbmuwAhtivBDjS3dhHDU2_dsZfXoBttSg-ntG3mMidcpg/s1600/pintu+gerbang+ciparagejaya.jpgota Karawang.Dari Kota Karawang -+ jaraknya 50km, naik kendaraan roda dua rata-rata dapat ditempuh 1,5 jam.Desa Ciparagejaya mempunyai wisata alam pantai yang tidak kalah dengan wisata pantai lainnya dan ini,satu hamparan dengan lokasi pantai Tanjung Baru Pasir jaya Cilamaya Kulon.

CIBENDODO letaknya sangat strategis dan mempunyai bibir pantai luas dan berpasir, berbeda dengan desa-desa lainnya.pantai pesisir INI terletak di Utara Karawang sungguh obyek wisata yang menjanjikan pemandangan laut yang meneduhkan hati.

Nama dari Wisata tersebut adalah Pantai Indah Cibendo bahari,yang konon katanya dari masyarakat stempat bahwa dinamai Pantai Indah Cibendo Bahari karena dulu tempat tersebut adalah kawasan perempangan yang ditanami benih udang Bago (sejenis udang Windu) milik pengusaha keturunan orang-orang Cina.

Nama Cibendo tersebut diambil dari penjaga atau centeng suruhannya.Lama-kelamaan daerah perempangan milik orang-orang pengusaha keturunan cina tersebut terkena abrasi pantai sehingga empang-empang tersebut menjadi satu dengan laut. sehingga terjadi kebangkrutan dan ditinggalkan oleh pemiliknya.

KEMUDIAN,Beberapa tahun kemudian empang-empang tersebut berubah menjadi dataran pantai yang sangat luas. Penduduk setempat satu demi satu membuat bangunan gubuk terbuat dari bilik bambu untuk tempat orang-orang beristirahat habis dari perjalanan.

Kini tempat tersebut banyak dibangun gubuk-gubuk bambu untuk berjualan bakar ikan,minuman segar, cindera mata dan lain-lannya.Biasanya tempat tersebut ramai dikunjungi pada hari-hari libur atau hari besar denngan tarif murah namun berrkiah.demikian di ungkapkan Nanang Usman pengelola Pantai tersebut pada PELITA ON LINE.Lanjut dia.Cibendo harus terpelihara dan terjaga kelestarianya,untuk itu saya tawarakan pada para Investor siapapun untuk berjoin dengan kami,bila berkendak silakan saja datang desa ciparagejaya pasti di sambut bahagia.Lalu katanya,saya juga berharap perhatian serius dari Pemerintah Daerah Karawang untuk kemajuan cibendo.utama mohon segera aset jalan menuju lokasi yang tinggal 400 Meter belum di aspal agar di selesaaikan,pungkas dari Nanag yang juga Kaur Trantib desa Ciparage Tersebut.

Di tempat yang sama,Fuad Hasim Kuar Pemerintahan desa Ciparagejaya juga menjelaskan,Wisata Pantai Cibendo Bahari Ciparagejaya sering dikunjungi oleh masyarakat sekitar karawang, bahkan masyakat diluar karawang, seperti daerah Bandung, Bekasi, Cikarang, Subang. Purwakarta, Bogor dan lainnya dari sekitar Jawa Barat.sambunngnya,Bahkan pernah CIBENDO sebagai obyek penelitian Seismik Pertamina.Dengan harga terjangkau,murah meriah yang belum pernah singgah silahkan datang dijamin puas dan dapat menghilangkan kepenatan seharian kerja dikantor atau jadikan tempat hiburan bagi keluarga pengunjung,jelasnya.

Menurut Fuad,Mayoritas masyarakat desa Ciparagejaya bermata pencaharian adalah nelayan, masyarakat yang memiliki perahu sendiri disebutnya juragan, juragan diwajibkan menjadi anggota Koperasi Nelayan, nama koperasi tersebut adalah Tempat Pelelangan Ikan Mina Singaperbangsa disingkat TPI Mina Singaperbangsa, berlokasi didusun muara 02.dan juragan di ciparage kini berjumalah sekitar 150 orang di tambah juragan-juragan dari luar daerah misal berebes. Aktifitasnya melelang ikan dari hasil tangkapan Nelayan. Disamping nelayan sebagian masyarakatnya sebagai pengolah ikan baiparage dan ujarnya.

Adapun sarana-sarana perekonomian masyarakat desa Ciparagaejaya antara lain :

- Toko = 18 buah,- Kios = 2 buah,- Warung = 41 buah,- Koperasi Simpan Pinjam = 2 buah,- TPI ( Tempat Pelelangan Ikan ) = 1 buah,- Pasar Malam = 1 buah,- Pengolah Ikan Basah = 5 buah,- Pengolah Ikan asin = 8 buah,- Tempat Pembuat Terasi = 3 buah,- Outlet = 5 buah,- Bengkel = 4 buah.untuk sektor perekonomian aktifitas Penduduk desa Ciparagejaya sangat sibuk karena roda perekonomian penduduk setempat sehari - harinya mobilitas sekali.Desa Ciparagejaya dengan luas wilayah 325Ha. dengan data jumlah penduduk jiwa usik pada tahun 2009 sebagai berikut :Laki - laki = 2.464 jiwa,Perempuan = 2.585 jiwa.Jumlah = 5049 jiwa (menurutt data 2009).Mayoritas penduduk Desa ciparagejaya bermata pencaharian Nelayan -+ 70 %, 20 % pedagang, sisanya 10% petani tambak dan pegawai buruh.Dari sektor pendidikan -+ 60 % tidak tamat tingkat Sekolah Dasar (SD) atau Drop out, 30% tamat tingkat Sekolah Dasar (SD), dan sisanya 10% tamat tingkat SLTP sampai dengan perguruan tinggi.Pasangan Usia Subur (PUS) : 1.157 orang- IUD : 8 orang- MOW : 18 orang- MOP : 9 orang- PIL : 325 orang dan Penduduk yang bekerja keluar negeri (TKI) berjumlah 08% dari total jumlah penduduk Desa Ciparagejaya

Lanjut dari Fuad sang pengusaha Wartel tegar mengatakan,Desa Ciparagejaya dengan luas wilayah 325 Ha.Terdiri dari tanah empang 260 Ha. Tanah sawah 14 Ha. tanah darat 51 Ha. Tanah Bengkok dimiliki desa 1 Ha, berupa sawah.Sarana dan prasarana desa yang menunjang kegiatan pembangunan antara lain :,- Jalan Aspal : 6 km-, Jalan Batu : 1.800m2- Jalan Tanah : 2 km-, Jembatan Beton : 6 buah-, Jembatan Bambu : 2 buah

Untuk Sarana pendidikan,kesehatan & Olah Raga serta peribadatan,imbuhnya,- Tempat pembuangan sampah : 15 buah- WC umum : 7 buah- Posyandu : 5 buah ,Puskesmas : 1 buah,- Puskesmas Pembantu : 1 buah- Bidan Desa : 1 orang,- Lapangan Sepak Bola : 2 buah- Lapangan Bulu Tangkis : 3 buah- Lapangan Bola Voli : 1 buah,- Lapangan Tenis Meja : 2 buah.- TK/RA : 1 buah,- Sekolah Dasar : 1 buah- Madrasah Ibtidaiyyah (MI) : 1 buah,- MDA : 1 buah,- SLTP/MTs : 1 buah,- Masjid : 3 buah,- Majlis Ta'lim : 4 buah,- Musholla : 9 buah.

Di akhir perbicangan Kasi pemerintahan Desa Ciparagejaya itu menjelaskan juga tentang lusa wilayah,perangkat desa dan ikhwal nama Desa Ciparagejaya,ungkapanya.Desa kami terletak diujung utara kota Karawang (Pantura), Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang dengan luas wilayah : 325 Ha. Yang berbatasan dengan :- Sebelah Utara : Laut Jawa- Sebelah Timur : Desa Pasirjaya Kecamatan Tempuran- Sebelah Selatan : Desa Tempuran Kecamatan Tempuran- Sebelah Barat : Desa Tempuran & Cikuntul Kec. Tempuran dengan Pembagian desa Ciparagejaya terdiri dari lima (5) dusun dan masing-masing dikepala dusun, pembagiannya sebagai berikut :- Dusun Muara 01- Dusun Muara 02- Dusun Pulomulya- Dusun Mangunkarya- Dusun Cibanjar.sambung dia ,Adapun sususnan pemerintahan desa Ciparagejaya sebagai berikut :

Kepala Desa : H. IKIN SODIKIN,Sekretaris Desa : TARYANA N.S,Kaur Pemerintahan : FUAD HASYIM SPd.I,Kaur Kesra : BAKHRUDIN,Kaur Ekbang : ASEP SAEPUDIN,Kaur Trantib : NANANG USMAN G.,Kaur Keuangan : OPI. WIDIYANTO,Kepala Dusun Muara 01 : UDAMA
Kepala Dusun Muara 02 : SUHARNO,Kepala Dusun Pulomulya : DARMAN,Kepala Dusun Mangunkarya : DEDI MUHTADI,Kepala Dusun Cibanjar : CASWAN

Seterusnya sambil menghela napas panjang,putra Ciparage asli ini menjelaskan asal mula ciparage dan katanya,Ciparagejaya diambil dari bahasa sunda dari kata Ci artinya Cai, Ngeprag artinya Mengalir dan Jaya artinya Kemenangan. Jadi Ciparagejaya adalah sebuah desa yang dialiri air baik air laut yang memang Desa Ciparagejaya terletak diujung pantai utara kota karawang atau air mata, karena pada masa itu adalah masa penjajahan sehingga banyak pejuang-pejuang Indonesia khususnya penduduk setempat yang gugur dalam pertempuran melawan penjajah Belanda, Jepang atau pemberontak G30SPKI. Pada saat itu penduduk setempat bangkit dan maju bersatu untuk mengusir penjajah dari bumi pertiwi ini sehingga mencapai kemenangan atau kejayaan.Sebelum Desa Ciparagejaya menjadi sebuah desa, Ciparagejaya termasuk bagian dari Desa Sumurgede Kesamatan Cilamaya Kulon. Ciparagejaya hanya sebagai dusun atau kampung yang dipimpin oleh seorang yang disebut kepala kampung. Karena dari tahun ketahun penduduk kampung Ciparagejaya semakin bertambah dan mata pencaharian penduduknya meningkat maka kampung Ciparagejaya memisahkan diri (pemekaran), kira-kira pada tahun 1970an dan dipimpin oleh seorang kuwu atau disebut Kepala desa. Sejak itu Desa Ciparagejaya sering berganti kepemimpinan dikarenakan situasi dan kondisi Desa Ciparagejaya masih labil dan Kepala desanya masih PjS (Pejabat Sementara) yang dipilih oleh sebagian tokoh masyarakat setempat dengan jalan ditunjuk dan diberi mandat oleh pihak Pemda Kabupaten.Setelah keadaan stabil kira-kira tahun 1980an maka dilaksanakan pemilihan Kepala desa yang dipilh langsung oleh masyarakat setempat. Kepala desa pertama desa Ciparagejaya bernama R. SAROJI menjabat 2 periode, selanjutnya ADE SYAMSUDIN, R. SUTARNO dan H. IKIN SODIKIN menjabat sampai dengan sekarang,demikian akhir perbicangan PELITA ON LINE dengan Fuad Hasyim./Diposkan oleh Tegar Alamsyah./Red.

Hide Ads Show Ads