×

Iklan

Indeks Berita

Ketua DPC PDI Perjuangan Karawang Sebut Pembunuhan Karakter Atas Nama 5%

21 Apr 2022 | Kamis, April 21, 2022 WIB Last Updated 2022-04-21T12:12:37Z
Ramainya isu yang menyebut bahwa sejumlah anggota DPRD akan dipanggil kejaksaan terkait kasus fee 5 persen dana aspirasi, di tanggapi serius Ketua DPC PDI Perjuangan Karawang Pipik Taufik Ismail. 
Foto : Pipik Taufik Ismail Saat Menyambangi Warga di Kecamatan Cilebar


Dalam akun jejaring sosialnya, Dewan asal Cilebar ini menyebut isu fee 5 persen yang konon ikut berpeluang menyeret Anggita DPRD lintas parpol, jadi blunder dan spekulasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

"Saya atas nama anggota legislatif dan sekaligus ketua parpol di Jarawang sangat menyayangkan semakin blundernya isu tersebut yang jelas-jelas tidak bisa dipertanggungjawabkan. Tidak adanya korelasi pernyataan seseorang terkait permasalahan internal membawa pihak-pihak yang tidak mengerti sama sekali, bahkan tidak terlibat karena semua permasalahan internal dari pihak tertentu, " Kata Pipik, Kamis (21/4/2022)

Ini sebut Pipik, jelas Pembunuhan Karakter, karena akibat isu tersebut, dirinya secara pribadi dipanggil keluarga besar terkait isu yang beredar. Seakan-akan tambahnya, yang akan di panggil Kejaksaan adalah juga dirinya sebagai anggota DPRD. 

"Ini adalah pembuhuna karakter dan menyesatkan. Saya atas nama parpol saya bernaung menegaskan tidak ada iuran-iuran Ilegal, iuran dari sumber yang tidak jelas,  iuran yang kami lakukan atas perintah Rakernas Partai, sah, dan disampaikan ke Sekretariat Dewan DPRD, " Ujarnya.

Masing-masing, tambah Pipik bahwa kita dipotong untuk untuk kontribusi ke partaian secara otomatis setiap Bulan oleh Bank BJB. itu, bisa diaudit, dan jelas historinya setiap bulan, dan ada semua bukti - buktinya. Apalagi atas nama ketua Parpol sampai meminta iuran, atau hitam diatas putih terkait semua ini menyesatkan.

"Saya mengecam Keras pihak yang memperkeruh suasana, apalagi menyangkut pautkan dengan seluruh anggota DPRD. Saya akan ambil langkah politisi, Hukum, dan langkah yang lainnya bila perlu dilakukan, " Pungkasnya. (rd)
×
Berita Terbaru Update
CLOSE ADS
CLOSE ADS