×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Petugas BPBD Lakukan Penanganan Terdampak Banjir di Cirebon

12 Mei 2022 | Kamis, Mei 12, 2022 WIB Last Updated 2022-05-12T05:54:19Z

Sebanyak 662 unit rumah warga terdampak banjir di Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi serta meluapnya sungai hingga masuk ke pemukiman warga.(12/5/22)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon mencatat sedikitnya 775 KK terdampak dengan ketinggian banjir berkisar antara 30 - 150 sentimeter.

"Selain rumah, terdapat sarana pendukung yang terdampak yakni satu unit sarana pendidikan dan tiga unit fasilitas ibadah ikut teregenang banjir. Sementara itu, jaringan komunikasi dilaporkan tidak ikut terganggu," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Selasa (10/5/2022).

Tim BPBD Kabupaten Cirebon bersama lintas instansi terkait melakukan koordinasi untuk melakukan upaya penanganan dan kaji cepat di lokasi terdampak.

Hasil pengamatan sementara, terpantau banjir mulai berangsur surut. Para warga mulai membersihkan rumah dari material yang terbawa saat terjadi banjir.

Merujuk informasi BMKG mengenai prakiraan daerah potensi banjir wilayah Jawa Barat bulan Mei 2022, Kabupaten Cirebon meliputi Kecamatan Arjawinangun, Astanajapura, Babakan, Ciledug, Ciwaringin, Depok, Gebang, Gegesik, Gempol, Greged dan Gunung Jati.

Kemudian Kecamatan Jamblang, Kaliwedi, Kapetakan, Karangsembung, Karangwareng, Kedawung, Klangenan, Lemahabang, Losari, Mundu, Pabedilan, Pabuaran, Palimanan, Pangenan, Panguragan, Pasaleman, Plered, Plumbon, Suranenggala, Susukan, Susukan Lebak, Tengah Tani, Waled, dan Weru tergolong memiliki tingkat potensi banjir rendah.

Meski demikian, masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bahaya bencana hidrometeorologi basah.

BNPB mengimbau pemerintah daerah untuk melakukan pelibatan berbagai organisasi dengan peran yang dimiliki untuk menginformasikan peringatan dini kepada masyarakat sehingga dampak korban jiwa dapat dihindari pada saat terjadi bencana.

Selain itu, masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dengan memantau informasi prakiraan cuaca melalui InfoBMKG dan memeriksa potensi bencana disekitar wilayah melalui InaRisk.(gh)

×
Berita Terbaru Update
CLOSE ADS
CLOSE ADS