×

Iklan

Indeks Berita

Sabar, Ketua PGRI Karawang Sebut Seleksi PPPK Guru Jelimet

29 Nov 2022 | Selasa, November 29, 2022 WIB Last Updated 2022-11-29T08:31:02Z
Guru honorer di Kabupaten Karawang, jumlahnya belasan ribu. Namun, kebutuhan formasi yang tak sebanding dengan jumlah pelamar, membuat para guru harus ekstra sabar menunggu giliran menjadi CPNS maupun PPPK. 
Sayangnya, sistem seleksi yang cenderung bikin repot dan 'jelimet' di kritik Ketua PD PGRI Karawang Nandang Mulyana. 

Foto : Nandang Mulyana Saat Hadiri HGN di PGRI Cabang Cilamaya Wetan

"Saya sangat yakin adanya seleksi penyesuaian PPPK semacam observasi dari guru senior, kepsek dan pengawas berlangsung profesional, tapi cenderung bikin jelimet para guru-guru yang sudah lolos passing grade. Harusnya, kalau sudah tanpa seleksi, sudah saja BKN dan pemerintah pusat itu porsikan kebutuhan kuota setiap tahun, angkat sampai habis 2024 menjadi PPPK, jangan bikin repot para guru honorer, " Kata Ketua PGRI Nandang Mulyana, Selasa (29/11/2022).

Inginnya, sebut Nandang, ketika sudah diangkat, seharusnya sudah serahkan kewenangannya ke pemerintah daerah, dan pusat jangan terlalu banyak terlibat soal penempatan dan lainnya, karena yang mengetahui persis setiap guru adalah daerah sekitar, sehingga ketika katanya tidak ada seleksi lagi untuk guru Passing Grade diangkat jadi PPPK, justru repot adanya observasi dan keterlibatan pusat pada hal-hal teknis, sehingga proses pengangkatan, penempatan dan distribusinya jadi begitu lama. 

"Terlalu lama dan terlalu di buat-buat hal teknis ketika pusat masih banyak terlibat di daerah, jelimet dan lama prosesnya. Padahal sudah aja P1, P2 dan P3 angkat semua meskipun secara bertahap dengan kuota yang terus bertambah setiap tahun, " Katanya.

Disinggung kuota formasi yang tak sepadan dengan jumlah pelamar, Nandang juga mengaku banjir keluhan dari para guru, utamanya yang tidak mendapat porsi kuota. Progresnya, PGRI terus dorong penambahan kuota ke pemerintah pusat, ingat loh guru itu setara dengan karyawan dari beban kerja dan paruh waktunya, tapi mereka di Ganjar dengan honor begitu kecil. Lalu, selama ini pemerintah menganggap apa pada para guru tersebut yang sudah berkontribusi mencerdaskan kehidupan bangsa?

Foto : Obyek Wisata di Tempuran Karawang

"Sampai saat ini, saya hanya baru bisa mengatakan, hai para guru honorer sabarlah dulu, jangan khawatir, kami terus dorong ribuan formasi PPPK tahun depan, dan pasti menunggu giliran untuk pengangkatannya, semoga semua diberikan jalan terbaik, " Pungkasnya. (Rd)
×
Berita Terbaru Update
CLOSE ADS
CLOSE ADS