Kebijakan WFA Dorong Arus Mudik Lebaran Lebih Cepat
Kebijakan Work From Anywhere (WFA) menyebabkan arus mudik Lebaran dimulai lebih awal, yakni pada Jumat (21/3/2025) ini. Prediksi tersebut disampaikan CEO PT Rafflesia Investasi Indonesia Moh. Adhi Resza.
Kebijakan WFA ini mulai akan diterapkan pemerintah pada 24-27 Maret 2025. Sementara, prediksi arus mudik lebih awal diperkirakan pada H-10 Lebaran atau pada hari Jumat.
Adhi menyatakan perubahan pola distribusi perjalanan tersebut dipengaruhi oleh fleksibilitas waktu bekerja. Pihaknya menyatakan telah menyiapkan beberapa langkah antisipasi guna mengatasi potensi lonjakan volume kendaraan selama periode mudik.
"Kami mendukung kebijakan pemerintah dalam penerapan one way. (Ini-red) termasuk pada ruas kami di TransJawa," kata Adhi Resza, Kamis (20/3/2025).
Menurutnya, ini sesuai keputusan Dirjen Perhubungan Darat, Perhubungan Laut, Bina Marga, dan Korlantas Polri. Sebagai upaya mengurangi kemacetan, PT Rafflesia Grup juga memberikan diskon tarif tol 20 persen di beberapa ruas tol.
Potongan tarif ini berlaku untuk ruas Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang (Trans Jawa). Diskon ini juga berlaku untuk Bakauheni-Terbanggi Besar (Trans Sumatera), selama periode tertentu.
Untuk arus mudik, diskon ruas Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang berlaku mulai 24 Maret pukul 05.00 WIB. Diskon ini akan berakhir pada 26 Maret pukul 04.59 WIB.
Untuk arus balik di ruas ini, potongan tarif berlaku pada 3-5 April dan 8-10 April. Di ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, diskon untuk arus mudik berlaku mulai 24 Maret pukul 07.00 WIB.
Sementara, pemberlakuan potongan tarif ruas ini akan berakhir pada 26 Maret pukul 06.59 WIB. Potongan tarif arus balik ruas Bakauheni-Terbanggi Besar akan diberlakukan pada 3-5 April dan 8-10 April 2025.(*)
