Kemenhub Siapkan 404 Pesawat untuk Angkutan Lebaran dan Kapal Feri Selama Mudik 2025
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan sejumlah antisipasi dalam menghadapi lonjakan pemudik jalur laut pada Lebaran 2025 ini. Diprediksi, lonjakan pemudik jalur laut akan meningkat hingga mencapai 2,9 juta orang.
"Kami telah melaksanakan pemeriksaan kelayakan kapal untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang. Selain itu, kapal feri wajib memiliki alat keselamatan yang lengkap dan dalam kondisi baik,” kata Direktur Lalu Lintas dan Angkatan Laut Kementerian Perhubungan, Hartanto,
Pemerintah, lanjut dia, juga menyiagakan kapal patroli di setiap pelabuhan untuk memantau arus mudik di perairan. Kapal patroli ini akan beroperasi mulai H-10 hingga H+10 untuk mengantisipasi situasi darurat.
Selain itu, pihaknya juga memberikan pelatihan khusus bagi awak kapal terkait prosedur keselamatan dan penanganan keadaan darurat. "Pelatihan mencakup evakuasi penumpang, penggunaan alat keselamatan, serta pertolongan pertama," katanya, menerangkan.
Sementara untuk mencegah overloading, Kemenhub akan mengawasi jumlah penumpang dan kendaraan yang naik kapal. Pengawasan ini dilakukan ketat demi menjamin keamanan selama perjalanan mudik.
"Penumpang diimbau tiba di pelabuhan minimal dua jam sebelum keberangkatan agar perjalanan lebih lancar," ucap Hartanto. Dengan kedatangan tepat waktu, proses naik kapal bisa berjalan lebih tertib.
Ia mengatakan, edukasi keselamatan bagi penumpang juga akan ditingkatkan melalui briefing sebelum keberangkatan dan demonstrasi alat keselamatan. Media informasi seperti video dan brosur juga akan disediakan di kapal dan pelabuhan.
Ia berharap pemudik menggunakan kapal berizin resmi serta mengikuti aturan keselamatan yang berlaku. Dengan disiplin penumpang dan kesiapan petugas, arus mudik jalur laut diharapkan berjalan lancar.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga menyiapkan 404 armada pesawat untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Angkutan Lebaran 2025. Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, Rabu (19/3/2025).
Dia memperkirakan peningkatan penumpang pesawat udara pada Angkutan Lebaran 2025 akan mencapai 12 persen dengan total 6.186.298 orang. Menurut Lukman, ini merupakan kenaikan dari Angkutan Lebaran tahun sebelumnya yang mencapai 5.529.659 penumpang.
"Kami memastikan kebutuhan kapasitas angkutan udara untuk Angkutan Lebaran 2025 telah tercukupi," ujarnya. Lukman menegaskan berdasarkan proyeksi jumlah penumpang sebenarnya diperlukan 325 pesawat, tetapi Kemenhub menyediakan 404 armada yang siap beroperasi.
Dengan kondisi tersebut, lanjutnya, layanan penerbangan reguler akan mampu mengakomodasi lonjakan penumpang secara optimal. Ditambahkannya bahwa Kemenhub akan melaksanakan Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2025 mulai 21 Maret hingga 11 April 2025.
"Kami akan memantau 60 bandar udara di mana 25 di antaranya dikelola Unit Penyelenggara Bandar Udara," ujar Lukman. Kemudian satu bandara dikelola pemerintah daerah, dan 34 bandara dikelola PT Angkasa Pura Indonesia.
Lukman menambahkan pihaknya akan mengawasi dan melakukan ramp check sesuai jadwal yang telah ditentukan. Diperkirakan pesawat untuk Angkutan Lebaran 2025 diisi oleh 4.951.391 penumpang domestik dan 1.234.907 penumpang internasional.(*)


