Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

PBNU Berangkatkan Ribuan Pemudik ke Pulau Jawa dan Sumatera

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memberangkatkan lebih dari 3 ribu pemudik yang terdiri dari marbot masjid, santri, pekerja informal, penyandang disabilitas, serta masyarakat yang membutuhkan, ke berbagai kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Madura dan Sumatera.
Foto ilustrasi

Pelepasan 50 bus Mudik Seru, Bareng NU berlangsung di Kantor PBNU, Jl. Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat, pada 25 Maret 2025 / 25 Ramadan 1446 H oleh Ketua PBNU, KH Choirul Sholeh didampingi Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryo Nugroho, KH Umarsyah, KH Ginanjar Sya’ban (Ketua Satgas Mudik NU), KH Mas’ud Sholeh, Hj. Ai Rahmayanti, Dr. KH Ahmad Zayadii, M.Pd, Habib Ali Hasan Al Bahar, Lc. MA, KH M. Nabil Harun, dan Dr. KH Ishaq Zubaedi Raqib. 

Ketua PBNU, KH Choirul Sholeh Rasyid, menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen PBNU dalam mendukung kelancaran perjalanan masyarakat yang akan merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman. 

"Mudik merupakan momen penting bagi banyak orang dan kami ingin memberikan dukungan agar perjalanan pemudik lebih aman, nyaman, dan lancar," ujarnya. 


Program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan transportasi, tetapi juga menghadirkan puluhan Posko Mudik NU yang tersebar di sepanjang jalur nasional Pantura, jalur selatan, dan jalur mudik Sumatra. Posko-posko ini akan beroperasi mulai 24–29 Maret 2025 dan menyediakan berbagai fasilitas bagi para pemudik.  

“Di setiap posko, pemudik dapat beristirahat dengan nyaman serta mengakses layanan kesehatan, dapur umum untuk berbuka dan sahur, serta fasilitas zakat, infaq, dan sedekah,” kata KH Choirul Sholeh. 

Pada kesempatan yang sama, Kapolri yang diwakili Kakorlantar Polri, Irjen Pol. Agus Suryo Nugroho mengapresiasi program mudik yang dilaksanakan PBNU. Kegiatan ini secara tidak langsung turut mendukung langkah kepolisian menekan angka kecelakaan selama arus mudik berlangsung.

“Program Mudik Seru Bareng NU ini sangat mendukung sekali, ketika mudik menggunakan roda dua ini sangat rentan sekali peristiwa-peristiwa yang tidak kita inginkan di jalan. Mudik tahun ini semoga berlangsung aman, selamat, tertib dan lancar sesuai tagline Kapolri Mudik Aman Keluarga Nyaman, Selamat Sampai Tujuan,” katanya.


Ketua Umum Pagar Nusa, KH M. Nabil Harun, menambahkan bahwa aspek keselamatan dalam perjalanan juga menjadi perhatian utama. 

"Kami mengupayakan semaksimal mungkin bahwa perjalanan mudik ini berlangsung dengan tertib dan aman. Selain itu, posko-posko NU siap menjadi tempat singgah bagi pemudik yang membutuhkan waktu istirahat sebelum melanjutkan perjalanan," ucapnya. 

Ketua Lazisnu, Habib Ali Hasan Al Bahar, Lc. MA, menyoroti pentingnya berbagi dalam momen Ramadan ini dengan menyediakan layanan zakat, infaq, dan sedekah di posko mudik sebagai bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial selama perjalanan.

Sekretaris Lembaga Takmir Masjid (LTM), Dr. KH Ahmad Zayadii, M.Pd, menyampaikan bahwa masjid-masjid NU siap menjadi bagian dari pelayanan ini. 

"Selain sebagai tempat ibadah, masjid-masjid di jalur mudik kami fungsikan sebagai lokasi istirahat bagi pemudik, dengan fasilitas yang telah disiapkan secara optimal," ujarnya. 

Ketua Panitia, Didi Kasidi, menjelaskan bahwa persiapan teknis telah dilakukan secara menyeluruh agar program ini berjalan dengan baik. 

"Kami telah menyiapkan 50 bus dengan penyesuaian rute yang mempertimbangkan kebutuhan pemudik. Selain itu, kami telah memastikan bahwa posko-posko di 50 titik strategis dapat beroperasi secara optimal dengan dukungan layanan kesehatan, dapur umum, serta fasilitas lainnya yang diperlukan pemudik," katanya. 

Sementara itu, Cecep warga Tanah Abang, Jakarta Pusat yang mengikuti Mudik Seru Bareng NU ini mengaku sangat antusias. Layanan yang diberikan PBNU khususnya mudik gratis masih sangat dibutuhkan Masyarakat.

“Saya mudik ke Cirebon dan daftar melalui online, saya harap ke depannya lebih diperbanyak lagi kuotanya karena peminatnya banyak sekali dan program ini sangat dibutuhkan masyarakat di tengah penghasilan yang tidak stabil,” ujar Cecep.

Dengan adanya program ini, PBNU berharap perjalanan mudik dapat berlangsung lebih lancar, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang akan merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.(*)

Hide Ads Show Ads