Ada Banjir Dadakan Akibat Tanggul Jebol di Telukjambe Barat, 400 KK Terdampak
Karawang: Tanggul Kalimalang di wilayah Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, jebol,Jumat(17/01/2025).
Jebolnya tanggul dengan lebar sekitar lima meter tersebut menyebabkan air sungai meluap ke sipon saluran sekunder Cisalak dan merendam permukiman warga.
Pantauan di lokasi menunjukkan air menggenangi sejumlah rumah warga dengan ketinggian yang bervariasi. Bahkan, derasnya aliran air dilaporkan merobohkan salah satu bangunan rumah warga,
Warga sekitar tampak panik dan berupaya mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. Aktivitas masyarakat lumpuh akibat genangan air yang terus meluas ke lingkungan sekitar.
Kepala BPBD Karawang,Usep Supriatna mengatakan sekitar 400 kepala keluarga terdampak banjir dari jebolnya tanggul Kalimalang .
”Pada awal kejadian,ketinggian air diperkirakan sekitar 30 sentimeter, namun terus meningkat hingga hampir mencapai 70 sentimeter,” katanya .
Petugas dari BPBD Karawang telah mengerahkan perahu untuk membantu proses evakuasi warga” Masyarakat diimbau segera mengungsi, terutama kelompok rentan, serta mengamankan kendaraan dan barang berharga ke lokasi yang lebih tinggi dan aman,”ucapnya .
Untuk penanganan darurat,BPBD ,Dinas PUPR dan juga Camat setempat telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk PJT II dan BBWS selaku pengawas.
”Material penanganan tanggul berupa bronjong dan karung pasir telah dikirimkan ke lokasi guna mencegah luapan air semakin meluas,” jelasnya .
Selain itu,pihak BPBD juga telah meminta pada pihak PJT II untuk menutup satu pintu bendungan yang mengaliri ari ke sungai tersebut .
”Saya juga sudah minta ke PJT dua untuk sementara menutup pintu bendungan,agar air tidak semakin besar,” ujarnya .
Hingga saat ini, ketinggian air dilaporkan masih terus meningkat dan potensi meluasnya wilayah terdampak banjir masih terbuka, terutama jika perbaikan tanggul belum dapat segera dilakukan.(*)
