Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Hujan Deras Lumpuhkan Jalur KA Pantura, 18 Kereta Terlambat

Jakarta: Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Kendal sejak Kamis (15/1/2026) malam membuat jalur rel antara Stasiun Kaliwungu dan Stasiun Kalibodri terendam air. Kondisi ini mengakibatkan perjalanan kereta api di jalur Pantura Jawa Tengah mengalami gangguan dan sejumlah kereta terpaksa dihentikan sementara.
Hujan Deras Lumpuhkan Jalur KA Pantura, 18 Kereta Terlambat

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang timbul akibat gangguan operasional tersebut.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa tingginya debit air mengakibatkan rel terendam hingga menyentuh batas kepala rel bahkan menimbulkan gogosan di sejumlah titik.

“Penghentian perjalanan dilakukan sebagai tindakan pengamanan. Keselamatan pelanggan dan perjalanan kereta menjadi prioritas kami,” ujar Anne Purba dalam keterangannya, Jumat (16/1/2026).

Begitu kondisi cuaca mulai membaik, petugas KAI langsung melakukan penanganan di lokasi terdampak. Jalur sempat kembali bisa dilintasi pada Jumat dini hari, namun KAI masih memberlakukan pembatasan kecepatan maksimal 40 km/jam sambil menunggu perbaikan prasarana selesai dilakukan.

Dampak gangguan ini menyebabkan keterlambatan pada 18 perjalanan KA antarkota, dengan waktu keterlambatan bervariasi antara 8 menit hingga sekitar 2,5 jam. Keterlambatan terjadi akibat antrean serta pengaturan ulang perjalanan di titik yang sebelumnya terendam.

“Perlahan-lahan perjalanan kereta di Pantura kembali berjalan normal. Petugas kami masih siaga di lapangan untuk memastikan jalur benar-benar aman sebelum kecepatan normal diberlakukan,” tambah Anne.

KAI kembali menyampaikan permohonan maaf atas gangguan layanan dan berterima kasih kepada penumpang yang tetap sabar dan memahami proses penanganan darurat tersebut.(*)

Hide Ads Show Ads