Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Bolehkah Minum Dingin Saat Berbuka Puasa? Ini Penjelasannya

Jakarta : Berbuka puasa adalah momen penting untuk mengembalikan energi dan cairan tubuh setelah berpuasa seharian. Pilihan makanan dan minuman yang dikonsumsi saat berbuka dapat memengaruhi pencernaan dan kenyamanan tubuh.
foto ilustrasi

Beberapa orang memilih minum air dingin atau minuman dengan es untuk melepas dahaga dengan cepat. Namun, minum air dingin atau es langsung saat berbuka tidak disarankan menurut pandangan medis.

Dilansir dari halodoc, saat berpuasa, sistem pencernaan kamu melambat dan membutuhkan waktu untuk memulai kembali. Minum dingina atau es saat berbuka puasa dapat mengganggu proses pencernaan karena suhu dingin dapat menghambat aktivitas enzim dan asam lambung.

Pencernaan menjadi lebih sensitif setelah berpuasa serta tubuh butuh adaptasi suhu secara bertahap. Minuman sangat dingin dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah sementara di sistem pencernaan.

Untuk penderita maag atau gangguan lambung, perubahan suhu drastis dapat memperburuk gejala dan meningkatkan asam lambung. Oleh karena itu, berhati-hati pada minuman dingin sangat dianjurkan.

Meski begitu, itu bukan berarti air dingin dilarang sepenuhnya saat berbuka puasa bagi semua orang. Dianjurkan untuk minum air putih bersuhu ruang atau hangat terlebih dahulu untuk memulihkan cairan tubuh.

Air bersuhu ruang atau hangat lebih baik karena membantu proses pencernaan berjalan optimal. Minuman hangat juga membantu relaksasi saluran cerna setelah puasa panjang. 

Setelah itu, minuman yang sedikit dingin boleh dikonsumsi jika tubuh sudah beradaptasi dengan suhu normal. Namun, hindari langsung minum minuman sangat dingin dalam jumlah besar sekaligus.

Kunci berbuka puasa sehat adalah memilih minuman yang menyehatkan, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Ini membantu tubuh tetap segar tanpa menggangu fungsi pencernaan atau kesehatan secara keseluruhan.(*)

Hide Ads Show Ads